nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemacetan hingga Buruknya Kualitas Udara Jadi Alasan Sistem Transportasi Dirombak

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 14:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 08 320 2114262 kemacetan-hingga-buruknya-kualitas-udara-jadi-alasan-sistem-transportasi-dirombak-KxQPUjxkDp.jpg Kemacetan Jakarta. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan tengah fokus memperbaiki sistem transportasi umum di beberapa daerah. Ada dua program yang akan digunakan untuk memperbaiki sistem transportasi umum di daerah ect Sustainable Urban Transport Indonesia Nationally Appropriate Mitigation Action (Sutri Nama) dan Indonesian Bus Rapid Transit Corridor Development Project (Indobus).

Dua program ini akan dicoba pada lima daerah terlebih dahulu. Adapun kelima daerah tersebut Bandung, Semarang, Riau, Batam dan Makassar.

Baca Juga: Bandung hingga Semarang Kantongi Dana Hibah Perbaiki Sistem Transportasi

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, ada beberapa hal yang mendasari pengembangan dan perbaikan sistem transportasi massal di beberapa daerah. Pertama adalah untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi

“Sekarang pertumbuhan di kota-kota ini kan selalu dengan kemacetan selalu dikeluhkan demikian,” ujarnya saat ditemui di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Lalu Lintas

Lalu kedua menyangkut kualitas udara. Jumlah kendaraan yang semakin banyak membuat tingkat kenersihan udara di daerah tersebjt juga semakin rendah karena asap kendaraan.

“Kedua, menyangkut kuaalitas udara atau polusi udara atau menyangkut efek rumah kaca,” ucapnya.

Baca Juga: Wapres JK: Sistem Transportasi Indonesia Paling Lengkap

Lalu yang menjadi dasar lainnya adalah untuk mengedukasi masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Karena menurutnya, jika menggunakan transportasi umum akan berakibat pada kemacetan dan juga menurunnya kualitas udara.

Masyarakat kurang begitu paham tentang maslah polusi udara yang diakibatkan. 90% penyumbang polusi udara di Jakarta aitu adalah transportasi darat,” jelasnya

Lagi pula lanjut Budi, sudah saatnya Indonesia untuk beralih pada transportasi umum yang lebih modern. Karena megara-negara lain seperti Singapura ataupun Malaysia sudah beberapa langkah lebih maju dalam pengembangan transportasi umum.

“Sudah saatnya sekarang ini komitmen kita indonesia, juga komitmen dunia untuk memperbaiki kualitas angkutan umum,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini