Oleh karena itu, tutur dia, dirinya optimis bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal III-2019 akan berada di atas 5%. Di mana konsumsi rumah tangga diyakini masih menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi.
"Karena memang kita bergantung pada demand dalam negeri daripada ekspor. Jadi jangan dicampur aduk kalau dunia lagi payah terus kita dianggap juga payah," pungkas dia.
Seperti diketahui, melihat data realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II 2019, konsumsi rumah tangga masih menjadi pendongkrak utama, dengan angka pertumbuhan sebesar 5,17%. Sedangkan ekspor nett (ekspor dikurangi impor) terkontraksi 1,84%.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.