nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Jonan Pertanyakan PLN Tak Ramaikan Kendaraan Listrik

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 13:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 09 320 2114724 menteri-jonan-pertanyakan-pln-tak-ramaikan-kendaraan-listrik-Qunc4dPLQe.jpg Menteri ESDM Ignasius Jonan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk lebih kreatif dalam melayani pelanggan. Dirinya menilai PLN terlalu nyaman sebagai satu-satunya perusahaan listrik yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Potret Sistem Kelistrikan di Wamena Pasca-Aksi Massa

Menteri Jonan menilai, status sebagai perusahaan yang monopoli dalam menjual listrik membuat PLN malas untuk berinovasi. Padahal, invoasi dibutuhkan masyarakat akan dengan sendirinya membeli listrik dari perusahaan listrik plat merah ini.

"Saya menganjurkan PLN hampir satu-satunya atau mayoritaslah penjual masyarakat, lebih kreatif untuk membuat PLN ini bukan seperti perusahaan yang merasa monopoli. Kalau orang merasa monopoli sebenarnya batasan layanannya langit, karena enggak ada saingannya," ujarnya dalam acara Hari Listrik Nasional di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Jonan

Salah satu contohnya dalam hal pengembangan kendaraan listrik. Di saat pemerintah mendorong penggunaan kendaraan listrik, justru PLN bermalas-malasan mempromosikannya kepada masyrakat.

Baca Juga: Jadi Pelanggan Prioritas, BATAN Peroleh Pasokan Listrik Premium

Padahal dengan adanya kendaraan listrik, bisa menjadi peluang bisnis baru yang bisa digarap oleh perseroan. Namun kenyataan di lapangan, justru Jonan yang selalu mempromosikan tentang kendaraan listrik dan alat pengisian listriknya.

“Kenapa PLN tidak ribut kendaraan listrik? Kok malah saya,” ucapnya.

Menteri Jonan pun bercerita dan membandingkan ketika menjabat sebagai Direktur Utama PT KAI (Persero). Ketika itu, selalu meminta kepada pegawainnya untuk selalu berfikir inovatif seolah-olah perusahaan tengah bersaing dengan langit yang ada di atas.

“Waktu dulu saya bertugas di Kereta Api, saya bilang, karena enggak ada kereta api lain, batasan lainnya langit. Jadi tolong PLN kreatif misalnya mendorong penggunaan kompor induksi," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini