nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjualan Apartemen Lesu, Pengembang Tertarik Bangun Rumah Tapak

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 15:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 09 470 2114781 penjualan-apartemen-lesu-pengembang-tertarik-bangun-rumah-tapak-fzja7eDsMd.jpg Penjualan Apartemen Lesu. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Lesunya pasar properti di segmen apartemen membuat pengembang mulai tertarik menggarap pasar rumah tapak (landed house). Tak hanya pengembang properti lokal, pengembang asing juga tertarik merambah pasar di segmen menengah ke bawah.

Baca Juga: Gwen Stefani Jual Murah Rumah di Beverly Hills Seluas 2 Ha, Isinya Apa Saja?

"Ada indikasi beberapa developer (pengembang) sudah mulai berpikir tidak hanya membangun high rise (gedung tinggi) tapi juga landed,” kata Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto dalam paparannya terkait Laporan Pasar Properti Jakarta Kuartal III-2019 yang dirilis oleh Colliers International di Gedung WTC I, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Apartemen

“Bahkan developer asing sudah mulai berpikir ini peluang untuk ambil pasar segmen lebih bawah, karena disitulah tingkat serapannya lebih baik daripada menengah ke atas," jelasnya.

Baca Juga: 10 Rumah Termahal di Dunia pada Tahun Ini

Menurutnya, pada 2019 ada kecenderungan jumlah produk apartemen yang diperkenalkan ke pasar semakin menurun. Lantaran, banyak pengembang tak lagi melakukan pembangunan apartemen baru, melainkan lebih memilih untuk memasarkan produk lama yang belum terserap optimal.

"Penjualan (apartemen) belum terlalu bagus, mereka lebih memilih menunda untuk membangun. Developer lebih hati-hati sekarang, dan fokus menjual produk lama," katanya.

Berdasarkan data Colliers, hingga kuartal III-2019 jumlah pasokan apartemen di Jakarta bertambah 3.255 unit. Kini jumlah stok apartemen mencapai 209.286 unit, hanya naik 1,7% dari stok apartemen di kuartal sebelumnya, atau naik 7,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Konsultan properti itu melihat masih ada potensi untuk pasokan apartemen di Jakarta bertambah menjadi 9.769 unit hingga akhir tahun. Memang menurun dari proyeksi awal yang sebanyak 15.821 unit.

Adapun sepanjang 2019-2023 diperkirakan pasokan apartemen di Jakarta bertambah 47.899 unit. Secara rinci terdiri dari 2019 sebanyak 9.769 unit, 2020 sebanyak 15.521 unit, 2021 sebanyak 9.469 unit, 2022 sebanyak 8.749 unit, dan 2023 sebanyak 2.026 unit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini