nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penusukan Wiranto Pengaruhi Investasi? Begini Kata Sri Mulyani

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 11 Oktober 2019 12:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 11 320 2115635 penusukan-wiranto-pengaruhi-investasi-begini-kata-sri-mulyani-NaXflbghtv.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)

TANGERANG - Insiden penusukan yang menyasar kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto dikhawatirkan akan mengganggu investasi. Seperti diketahui, sentimen keamanan menjadi salah satu faktor dalam iklim investasi.

Namun hal itu langsung ditepis oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dia menegaskan, insiden tersebut tak akan mengganggu perekonomian nasional. Meski kejadian ini untuk pertama kali terjadi pada pejabat pemerintahan sekelas menteri.

Baca Juga: Wiranto Ditusuk di Pandeglang, Ini Foto-fotonya

"Enggak Ada," ujar Sri Mulyani saat ditemui di Pantai Tanjung Pasir, Tangerang, Jumat (11/10/2019).

Dia menyatakan, keamanan setiap pejabat negara sudah tentu dipercayakan kepada aparat yang berwajib. Oleh sebab itu, Sri Mulyani meyakini keamanan yang dilakukan tentu ketat.

Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal di Pandeglang Banten 

"Kita percayakan saja pada aparat keamanan," katanya.

Sekedar diketahui, Wiranto mengalami serangan penusukan saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Pandeglang, Banten pada hari Kamis 10 Oktober 2019. Pelaku penusukan merupakan pasangan suami istri yang diduga teroris.

Serangan terjadi ketika Wiranto baru saja tiba di Alun-Alun Menes, Pandeglang, usai menghadiri acara peletakan batu pertama gedung baru Banten di Jalan Raya Labuan KM 23, Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Pandeglang.

Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal di Pandeglang Banten

Saat tiba, mendadak pelaku penusukan mendorong Wiranto saat banyak pejabat hendak menyalami mantan Panglima ABRI tersebut. Kedua pelaku pun langsung dibawa ke Polda Banten untuk dilakukan pemeriksaan intensif. Dalam proses pemeriksaan ini, Polda Banten nantinya akan dibantu oleh pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini