nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suami-Istri Bekerja Tapi Pengeluaran Lebih Besar dari Gaji? Simak Solusinya

Delia Citra, Jurnalis · Minggu 13 Oktober 2019 09:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 11 320 2115849 suami-istri-bekerja-tapi-pengeluaran-lebih-besar-dari-gaji-simak-solusinya-PNaeTwVSkE.jpg Tips Mengatur Keuangan. (Ilustrasi: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA- Jika pengeluaran lebih besar atau lebih banyak dari pendapatan, ini pertanda pengelolaan keuangan kamu tidak sehat. Apalagi bagi yang sudah berumah tangga.

Peringatan, untuk yang sudah berumah tangga harus lebih pintar mengatur keuangan. Sebab meskipun suami dan istri bekerja, kadang kebutuhan keluarga masih belum bisa tercukupi atau selalu kurang.

Baca Juga: Generasi Milenial Diajak Bijak Kelola Keuangan di Era Industri 4.0

Apalagi memiliki tagihan atau cicilan setiap bulan, hal ini wajib untuk diperhatikan. Persoalan yang sering dihadapi adalah keuangan selalu defisit, mengapa? Jawabannya antara lain boros. Uang dikeluarkan untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu.

Tips Mengelola Keuangan

Untuk mengatasi hal itu, Perencana Keuangan Ahmad Ghazali memberikan dua solusi supaya kebutuhan bisa tercukupi dari pendapatan yang diterima seriap bulan. Pertama, tambah penghasilan dengan mencari pekerjaan sampingan, kedua list pengeluaran apa saja yang tidak perlu.

Baca Juga: Milenial Harus Punya 3 Kemampuan Ini jika Ingin Investasi

"Biasanya dalam jangka pendek, mengurangi pengeluaran akan lebih mudah dilakukan. Tetapi dalam jangka panjang, harus ada upaya untuk terus menambah penghasilan. Karena pastinya keluarga selalu ingin kualitas hidup yang lebih baik dari waktu ke waktu," ujarnya saat dihubungi  Okezone, Minggu (13/10/2019).

Selain kedua hal itu, Ghazali menyarankan setiap keluarga untuk sering-seringlah memeriksa pengeluaran. Bila berlu catat, apa saja yang dibeli setiap harinya.

“Dengan memeriksaan keuangan, kamu akan mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai keuangan yang kamu miliki. Dari situ, kamu bisa menentukan langkah apa yang paling mendesak untuk dilakukan supaya keuangan pribadi sehat kembali,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini