Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2019 Jadi 5%

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Rabu, 16 Oktober 2019 |11:33 WIB
IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2019 Jadi 5%
Rupiah (Shutterstock)
A
A
A

"Lemahnya pertumbuhan ekonomi global didorong penurunan tajam dari aktivitas manufaktur dan pergadangan global akibat eskalasi perang dagang," ujar Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath dalam keterangan tertulis, Rabu (16/10/2019).

Dalam laporan tersebut, IMF juga memproyeksikan Indeks harga konsumen (CPI) tetap 3,2% di tahun ini. Di mana transaksi berjalan diperkirakan defisit sebesar 2,9% terhadap PDB.

Sementara itu, untuk sepanjang 2020 diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan menyentuh 5,1%. Tingkat CPI sebesar 3,2% dan defisit transaksi berjalan diperkirakan 2,7% terhadap PDB.

Secara global, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang mencapai 3,9% pada tahun 2019, melambat dari pertumbuhan di 2018 yang sebesar 4,5%. Terpengaruh ketidakpastian perdagangan global dan kebijakan domestik negara-negara tersebut, seiring juga dengan pelemahan ekonomi di China.

Meski demikian, pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang diperkirakan bakal mengalami pemulihan di tahun 2020 menjadi 4,6%. Lantaran bakal terjadi pemulihan di Brasil, India, Meksiko, Rusia, dan Arab Saudi yang pada 2018 dan 2019 mengalami perlambatan ekonomi cukup dalam.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement