JAKARTA - Kementerian Koordinator Perekonomian menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor produksi sebesar 60% dari total yang bakal disalurkan sebesar Rp140 triliun tahun ini.
"Tahun ini sektor produksi itu 60%, sisanya untuk kegiatan perdagangan dan sebagainya. Tapi saya melihat mulai tak tercapai 60%," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (16/10/2019).
Baca juga: Kredit Usaha untuk TKI Biang Kerok Kredit Macet
Menurut dia, permasalahan yang menyebabkan target tersebut sulit tercapai karena mereka bekerja secara individu. Itu menyebabkan perbankan yang menyalurkan kredit tidak terlalu bersemangat.

"Jadi, kalau sendiri-sendiri banknya biasanya tidak terlalu semangat. Dibandingkan dia ngurus 1 kelompok 100 orang yang menerima KUR itu, buat dia lebih semangat dia mengurusnya," ungkap dia.
Baca juga: Jelang Akhir Jabatan, Menko Darmin Beri Modal Pemberdayaan Perempuan
Dia menambahkan apabila pelaku usaha ini bekerja secara berkelompok atau membentuk klaster. Maka akan lebih mudah mendapatkan penyaluran kredit dari perbankan.
"Kita memang harus mendorong lahirnya klaster atau kelompok kegiatan UMKM. Itu dia tantangannya," pungkas dia.