nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dolar Melemah Imbas Data Penjualan Ritel AS Lesu

Fakhri Rezy, Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 08:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 17 278 2118001 dolar-melemah-imbas-data-penjualan-ritel-as-lesu-uE8n74Fyue.jpg Dolar (Reuters)

NEW YORK - Dolar melemah pada perdagangan Rabu (16/10/2019) waktu setempat. Dolar tertekan akan data ritel AS yang lesu dan ketidakpastian Perang Dagang.

Melansir Reuters, New York (17/10/2019), Dolar AS turun pada hari Rabu karena penjualan ritel AS lesu untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan. Hal ini memberi gambaran suram ekonomi dan bertambahnya peluang untuk penurunan suku bunga.

 Baca juga: Dolar AS Lesu Tertekan Kenaikan Poundsterling

Terhadap sekeranjang mata uang, dolar mencapai level terendah bulan di 97.898. Sementara itu, poundsterling dihantam oleh serangkaian berita utama soal kemungkinan kemajuan pada pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa di Brussel.

Pembicaraan Brexit telah membuat Poundsterling melonjak sekitar 5% sejak minggu lalu dan bertengger di pasar Asia di USD1,2816 per poundsterling.

 Baca juga: Dolar Menguat di Tengah Investor Waspada pada Hasil Pertemuan AS-China

"Saya pikir kita semua bersyukur bahwa kita mungkin akan mengakhiri semacam saga baru-baru ini," kata Nick Twidale, direktur penyedia keuangan perdagangan Xchainge yang berbasis di Sydney.

Dolar AS turun karena penjualan ritel AS turun untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan, melukiskan gambaran suram ekonomi dan membuat alasan untuk penurunan suku bunga.

 Baca juga: Dolar AS Melemah karena Brexit

Itu adalah sentuhan yang lebih lemah terhadap euro di USD1,1074 dan yen Jepang di 108,69, tetapi sedikit lebih kuat terhadap dolar Australia dan Selandia Baru. Terhadap sekeranjang mata uang, dolar mencapai level terendah bulan di 97.898 semalam dan stabil di sekitar level itu pada hari Kamis.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini