nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Bandara Ini Disiapkan untuk Tingkatkan Wisata Karimunjawa

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 12:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 18 320 2118549 dua-bandara-ini-disiapkan-untuk-tingkatkan-wisata-karimunjawa-bBhKFQKIjJ.jpg Bandara (Shutterstock)

JAKARTA – Pemerintah sedang memproses pembangunan dua bandara Dewadaru di Jepara dan di Ngloram. Pasalnya, bandara tersebut untuk meningkatkan wisata di Karimunjawa.

"Alhamdulillah kita ada satu proses pembangunan dua bandara di Jepara dan di Ngloram itu adalah satu proses yang kita bangun secara selektif, kita bangun di mana saja," Ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama Dirjen Perhubungan Udara, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

 Baca juga: Ada Bandara Anambas, Menhub: Pembangunan Bukan Hanya di Jawa

Pembangunan dua Bandara ini sangat penting karena Karimunjawa dinilai daerah wisata yang sangat potensial oleh karena itu Menteri Perhubungan sangat memberikan dukungan untuk proses pembangunan ini.

 Bandara

Selain itu, lanjutnya, di Ngloram merupakan daerah pusat kegiatan minyak dan sekarang sedang banyak kegiatan bisnis yang dilakukan di sana. Maka dari itu trafic yang ada di sana tinggi sekali. Hal itu dinilai membantu kemudahan investor untuk berinvestasi di daerah Cepu, Blora dan Bojonegoro.

 Baca juga: Pengelolaan Bandara Lampung Diserahkan ke AP II

"Dari jarak ke Surabaya maupun ke Semarang memang ini di tengah-tengah jadi harus ada suatu konektivitas. apa yang kita lakukan prosesnya menurut saya cantik," Tambahnya.

Budi Karya juga menjelaskan bahwa kegiatan yang melibatkan masyarakat ini memberikan nilai pada suatu daerah itu dan membuat daya tarik baru. Apalagi, Bandara yang ada di Ngloram akan diberi nama Aryo Penangsang yang dinilai akan menjadi satu impresi yang lain bagi.

 Baca juga: Pengelolaan Bandara Lampung Diserahkan ke AP II

Sebagai informasi, pembangunan Bandara di Ngloram dulunya adalah milik Pertamina yang kemudian dihibahkan dan harus dilakukan pembangunan. Selain itu, pembangunan Bandara Dewadaru di Karimun sudah mulai dibangun, namun belom sempurna dan harus banyak perbaikan.

"Kalau Ngloram itu dulu milik Pertamina dihibahkan ke kita, tapi kita harus memperpanjang, memperlebar, membuatkan akses. Dewadaru di Karimun sudah, tapi masih kecil, masih belum begitu baik," Jelasnya.

Bandara di Ngloram akan dibangun sepanjang 1.600 dan di Karimun Jawa yang sebelumnya hanya 1.200 akan dibangun lagi sepanjang 1.600. Jadi, ATR 72 dapat terbang di sana.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini