nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Menteri PUPR Basuki Kerap Ditelepon Jokowi Tengah Malam

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 18:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 18 320 2118786 cerita-menteri-pupr-basuki-kerap-ditelepon-jokowi-tengah-malam-QCUJGcwjhw.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono membenarkan bahwa dirinya kerap ditelepon Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah malam guna menginstruksikan sesuatu seperti terjadi bencana alam di Tanah Air.

"Iya, kalau malam kalau ada masalah misalnya ada bencana alam di sana, itu malam telepon besok ke sana," ujar Basuki di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Baca Juga: Hari Terakhir Kerja, Menko Darmin "Ngeteh" Bareng Sri Mulyani hingga Airlangga Hartarto

Basuki juga memiliki kesan yang cukup mendalam bersama Jokowi. Dimana, kata dia, saat ditelepon malam hari untuk meresmikan jalan tol di Tanjuk Priok pada keesokan harinya.

"Misalnya tol Tanjung Priok (ditelepon jam) 10 malam, besok kita resmikan. Nah gitu," tutur dia.

Ia tak mau berkomentar saat ditanya apakah Jokowi telah memintanya untuk kembali menjabat Menteri PUPR di Kabinet Kerja jilid II. Menurut dia, hal itu merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai Presiden.

Menteri Basuki

"Ya kalau itu perintah ya saya laksanakan," terangnya

Meski demikian, Basuki memastikan bahwa Jokowi belum memintanya untuk mengisi kursi menteri di Kabinet Kerja jilid II. "Belum ada perintah. Tapi ya siap (jadi menteri lagi) oke," singkatnya.

Basuki sudah mempunyai target bila kembali ditunjuk sebagai Menteri PUPR. Ia ingin tetap banyak membangun infrastruktur meskipun Jokowi sudah memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Menteri Basuki

Namun, lanjut dia, pembangunan infrastruktur tersebut bermaksud untuk menopang pembangunan SDM seperti pembangunan waduk, embung, dan kawasan ekonomi khusu (KEK).

"Bendungan ya kita lengkapi dengan irigasinya. Tol harus kita sambungkan dengan kawasan-kawasan ekonomi khusus, kawasan utamanya," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini