Akhir Masa Jabatan, Menteri Jonan Pantau Perubahan Air Tanah Jakarta

Delia Citra, Jurnalis · Minggu 20 Oktober 2019 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 20 320 2119383 akhir-masa-jabatan-menteri-jonan-pantau-perubahan-air-tanah-jakarta-mbMEJfrINz.png Menteri ESDM Ignasius Jonan Tinjau Sumur Pantau. (Foto: Okezone.com/Instagram Jonan)

JAKARTA- Di akhir masa jabatan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan masih menjalankan tugasnya. Dia pun melakukan peninjauan di Sumur Pantau di Jakarta Utara.

Sumur tersebut yang dikelola oleh Pusat Air Tanah dan Geologi Lingkungan, Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Baca Juga: Jelang Akhir Jabatan, Menteri Jonan Jemput PM Australia

Di dalam postingan instagram resminya @ignasius.jonan, Minggu (20/10/2019). Jonan memantau perubahan kedalamam air tanah, di mana selama beberapa tahun telah terjadi penurunan permukaan tanah.

"Sumur Pantau di Jakarta Utara yang dikekola oleh Pusat Air Tanah dan Geologi Lingkungan, Badan Geologi, Kementrian ESDM, 17/10/2019, Untuk memantau perubahan kedalaman air tanah yang merefleksikan penurunan permukaan tanah," dikutip dari Instagram @ignasius.jonan, Minggu (20/10/2019).

Menteri ESDM Ignasius Jonan

Di dalam postingan tersebut, Menteri Jonan juga mengimbau kepada masyarakat agar terus mengelola air tanah dengan menjaga lingkungan sehingga penurunan permukaan tanah bisa terkendali.

Baca Juga: Duduk Dikawal Jokowi-JK, Menteri Jonan: Amigos Para Siempre

Asal tahu saja, Jakarta terancam tenggelam. Pasalnya, sudah ada bukti yang terjadi di Jakarta Utara yang mana permukaan tanah mengalami penurunan setiap tahunnya.

Beberapa daerah di Jakarta Utara bahkan sudah tergenang oleh air laut. Khusus daerah yang persis berada dekat dengan laut, bahkan genangan airnya beberapa kali sudah masuk ke dalam rumah warga.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudy Sunendar mengatakan saat ini indikasi-indikasi bisa tenggelamnnya Jakarta sudah mulai terlihat. Hanya saja dirinya tidak bisa menyebutkan kapan waktu persisnya Jakarta akan tenggelam.

Yang jelas lanjut Rudy, bisa saja Jakarta akan tenggelam dalam waktu ratusan tahun mendatang. Tentunya dengan catatan jika penggunaan air tanah tetap diambil dan digunakan secara terus menerus.

Berdasarkan data, catatan tertinggi penurunan permukaan tanah di wilayah Jakarta Utara setiap tahunnya mencapai 12 centimeter. Jika diasumsikan selama 10 tahun, maka artinya ada penurunan permukaan tanah hingga 120 centimeter atau 1,2 meter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini