nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Minyak Turun 1% karena Kekhawatiran Permintaan Global

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 08:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 22 320 2119994 harga-minyak-turun-1-karena-kekhawatiran-permintaan-global-9fErjM19xc.jpg Kilang Minyak (Foto: Reuters)

JAKARTA - Harga minyak turun hampir 1% pada perdagangan 21 Oktober 2019. Harga minyak turun setelah komentar dari seorang pejabat AS memberi keprihatinan seputar perang perdagangan AS-China, menambah kekhawatiran bahwa ekonomi global yang melambat akan mengurangi permintaan minyak.

Melansir Reuters, Selasa (22/10/2019), minyak mentah Brent turun 46 sen atau 0,8% menjadi USD58,96 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 47 sen atau 0,9% menjadi menetap di USD53,31 per barel.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Naik hingga 1%

Meskipun Presiden Donald Trump mengatakan dia ingin menandatangani kesepakatan ketika dia bertemu dengan mitranya dari Tiongkok pada pertemuan puncak APEC November, sekretaris perdagangan AS mengatakan kesepakatan perdagangan awal tidak perlu diselesaikan bulan depan.

“Kuncinya adalah memperbaiki segala yang kami tanda tangani. Itulah elemen penting. Itulah tujuan Presiden,” kata Wilbur Ross.

Kilang Minyak

Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengatakan kepada wartawan bahwa target administrasi masih akan menyelesaikan fase satu pada saat pertemuan APEC berlangsung di Chili pada 16 dan 17 November. Dia menambahkan ada masalah luar biasa untuk diselesaikan.

Di sisi pasokan, Rusia, produsen minyak terbesar kedua di dunia, mengatakan bahwa pihaknya tidak memenuhi komitmen pengurangan pasokan pada bulan September karena peningkatan output kondensat gas alam menjelang musim dingin.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, Rusia dan produsen minyak lainnya, aliansi yang dikenal sebagai OPEC, sepakat pada bulan Desember untuk memotong pasokan sebesar 1,2 juta barel per hari (bph).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini