JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terang-terangan akan merombak sistem bisnis dari perusahaan milik negara yang dinilai jadul. Namun perombakan ini akan dilakukan sesuai karakter masing-masing BUMN.
Salah satu contohnya model bisnis PT Sarinah (Persero). Alasan kenapa dirinya ingin mengubah model bisnis Sarinah, karena konsepnya sudah ketinggalan zaman.
Baca Juga: Utang BUMN Numpuk, Erick Thohir: Yang Bahaya Itu Kalau Dikorupsi
"Sarinah misalnya. Gitu orang di era e-commerce kita masih menjual ritel seperti old days,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
Bekerjasama dengan perusahaan e-commerce seperti Tokopedia. Karena menrutnya, jika melawan bisnsi e-commerce maka lama kelamaan Sarinah bisa tenggelam.
Baca Juga: Pasar Respons Positif Erick Thohir Jadi Menteri BUMN dan Komposisi Tim Ekonomi Kabinet Jokowi
“Enggak bisa. Mungkin kita kerja sama-sama yang lain udah gede Tokopedia misalnya menjadi misalnya Sarinah menjadi titik distribusi bersama PT Pos (Persero) ya ngapain kita bikin Tokopedia uda pasti kalah," ucapnya.
Lewat kerjasama itu, nantinya bisa saja Sarinah akan dijadikan gudang atau titik distribusi dari pengiriman barang. Apalagi, gudang yang dimiliki okeh Tokopedia sudah terlalu penuh.
"Tapi Tokopedia penuh gudang. Ya gudangnya BUMN aja so what?" ucapnya.
Erick juga memberikan sinyal untuk melanjutkan sinegi BUMN yang sebelumnya sudah terbangun. Menurutnya sekarang merupakan era kolaborasi antara perusahaan BUMN, BUMD dan swasta.
"Kalau memang enggak mampu ya kita cari partner untuk bantu operate perubahan bisnis model," kata Erick.
Bahkan dia berharap dalam dua tahun ke depan BUMN mampu berkembang di tingkat internasional. Hanya saja, saat ini Erick akan fokus memperbaiki ekosistem bisnis yang ada.
"Saya ingin memperbaiki ekosistem. Kita juga enggak mau BUMN jadi menara gading terus juga di era kolaborasi ini mesti kerja sama dengan pihak-pihak yang kompeten untuk memenagkan peperangan," jelasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.