Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Luhut Dipanggil Jokowi Secara Mendadak dan Jadi Menko Lagi

Rizqa Leony Putri , Jurnalis-Sabtu, 26 Oktober 2019 |14:40 WIB
Cerita Luhut Dipanggil Jokowi Secara Mendadak dan Jadi Menko Lagi
Menko Luhut (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kembali menduduki jabatannya pada Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2014.

Hingga saat ini, Luhut mengaku sudah melalui sebanyak empat kali proses pindah jabatan selama pemerintahan Presiden Jokowi.

 Baca Juga: Jokowi Jadikan Komandan Investasi, Menko Luhut Bakal Bertemu Bos Softbank

Dia pun menyampaikan ucapan terima kasih pasca resmi dilantik. Melansir akun Facebook resmi Luhut Binsar Pandjaitan, Jakarta, Sabtu (26/10/2019), dirinya menyatakan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan mengabdi hingga di usianya yang ke-72 tahun.

Tak hanya itu, Luhut pun bercerita bahwa selama menjalani empat kali proses pindah jabatan, dirinya selalu diberi kabar mendadak.

"Secara total, sudah empat kali saya menjalani proses pindah jabatan selama pemerintahan Pak Jokowi. Meskipun demikian ada satu hal yang terus terulang: saya selalu diberitahu mendadak," tulis Luhut.

 Baca Juga: Sederet PR 19 Menteri Ekonomi, dari Lapangan Kerja hingga Investasi

Luhut merupakan orang yang terakhir dipanggil Jokowi pada tanggal 22 Oktober lalu. Dia mengaku baru tiba di pelataran Istana Merdeka pukul tujuh malam kurang beberapa menit. Hal itu karena dirinya baru dihubungi protokol istana via telepon sekitar pukul 6.

"Bapak ditunggu Presiden," kata Luhut.

 Momentum Pelantikan Kabinet Indonesia Maju [1]

Bahkan, Luhut mengaku telah menginstruksikan sekretaris pribadinya untuk membereskan semua barang di kantornya. "Sebelum jam 6 sore itu memang saya sudah sempat mengetik pesan WA kepada sekretaris pribadi saya untuk membereskan semua barang dari kantor.

Tepat sebelum saya memencet tombol untuk mengirim pesan, Mensesneg Pak Pratikno menelpon saya. “Pak Luhut besok datang dilantik,” ujar Beliau. ”Saya dilantik apa?” tanya saya. “Lho kan Pak Luhut tetap jadi Menko Maritim," jawabnya.

Menko Luhut

“Kok saya nggak diberitahu?” kembali saya bertanya. "Pak Luhut kan enggak perlu diberitahu, kan sudah terpatri," pungkasnya di akhir pembicaraan kami sebelum saya memutuskan untuk mandi.

Akhirnya setelah tiba di istana, lanjut Luhut, sesi interview dengan Presiden berlangsung. Keduanya berbincang mengenai banyak topik termasuk hal-hal di luar penugasannya.

Dia mengaku tidak lagi bertanya tentang panggilan yang mendadak ini karena ia sudah mengetahui jawabannya. “Pak Luhut sudah tahulah itu,” ujar Presiden seperti yang dituliskan Luhut.

Jawaban itulah yang kerap diutarakan Presiden Jokowi kala melantik Luhut pertama kali menjadi Kepala Staf Presiden 2015 lalu. Jawaban yang sama itulah, sambung Luhut, yang juga terulang saat pelantikan dirinya yang kedua menjadi Menko Polhukam, dan terus begitu di pelantikan ketiga menjadi Menko Maritim.

"Di luar obrolan kami yang agak ke sana ke mari, ada satu hal yang menjadi penekanan dan fokus Beliau kepada saya, yaitu mengingatkan bahwa semua program harus berjalan," ungkap Luhut.

 Momentum Pelantikan Kabinet Indonesia Maju [2]

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement