Laba Bersih Antam Turun 11% Jadi Rp561 Miliar

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 28 278 2122585 laba-bersih-antam-turun-11-jadi-rp561-miliar-xjdU4KBho7.jpg Grafik Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat pencapaian kinerja keuangan yang positif. Pencapaian ini didapat selama periode sembilan bulan pertama di 2019.

Melalui surat keterbukaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (28/10/2019), Antam mencatat capaian laba bersih sebesar Rp561 miliar atau turun 11% dibandingkan capaian yang sama pada periode sebelumnya sebesar Rp641,12 miliar.

Baca Juga: Jabat Menteri Agama, Fachrul Razi Lepas Jabatan Komisaris Utama Antam

Selain itu, capaian Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EITDA) juga naik sebesar 5% menjadi Rp227 triliun pada tahun ini.

Emas Antam

Sementara nilai penjualan bersih Antam pada tahun ini tercatat mencapai Rp24,53 tiriliun. Angka tersebut mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 23% diandingkan tahun lalu yang berada di level Rp19,95 triliun.

Baca Juga: Antam Jual Emas hingga 15.741 Kg, Naik 14%

Hingga saat ini, komoditas emas masih menjadi komponen terbesar dari pendapatan perusahaan. Tercatat komoditas ini telah berkontribusi mencapai Rp17,03 triliun atau sekitar 69% dari total penjualan bersih tahun ini.

Sampai dengan periode September 2019, harga penutupan saham Antam yang ditransaksikan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp975 per saham. Angka tersebut telah tumbuh 15% dibandingkan harga penutupan pada bulan September 2018, yaitu sebesar Rp845 per saham.

Kinerja saham Antam sepanjang periode Januari-September 2019 bernilai positif. Hal itu terlihat dari rata-rata volume perdagangan saham harian yang mencapai 107,62 juta saham. Angka tersebut meningkat 36% dibandingkan tahun sebelumnya.

Tercatat pada akhir September 2019, jumlah investor yang menginvestasikan sahamnya di Antam mencapai 49.903 investor. Hingga saat ini, saham Antam tetap menjadi bagian dari Indeks IDX LQ45 dan Indeks IDX30 yang merupakan kelompok saham dengan tingkat likuiditas tertinggi di IDX.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini