Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laba Bersih Antam Merosot 11%

Rizqa Leony Putri , Jurnalis-Selasa, 29 Oktober 2019 |05:04 WIB
Laba Bersih Antam Merosot 11%
Laporan Keuangan (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatat pencapaian kinerja keuangan yang positif selama periode sembilan bulan pertama di 2019. Antam mencatat capaian laba bersih sebesar Rp561 miliar atau turun 11% dibandingkan capaian yang sama pada periode sebelumnya sebesar Rp641,12 miliar.

Nilai penjualan bersih Antam pada tahun ini tercatat mencapai Rp24,53 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 23% dibandingkan tahun lalu yang berada di level Rp19,95 triliun. Hingga saat ini, komoditas emas masih menjadi komponen terbesar dari pendapatan perusahaan. Tercatat komoditas ini telah berkontribusi mencapai Rp17,03 triliun atau sekitar 69% dari total penjualan bersih tahun ini.

grafik

Sampai dengan periode September 2019, harga penutupan saham Antam yang ditransaksikan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp975 per saham. Angka tersebut telah tumbuh 15% dibandingkan harga penutupan pada bulan September 2018, yaitu sebesar Rp845 per saham.

Melalui surat keterbukaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (28/10/2019), kinerja saham Antam sepanjang periode Januari-September 2019 diketahui bernilai positif dengan rata-rata volume perdagangan saham harian yang mencapai 107,62 juta saham. Angka tersebut meningkat 36% dibandingkan tahun sebelumnya.

Hingga saat ini, saham Antam tetap menjadi bagian dari Indeks IDX LQ45 dan Indeks IDX30 yang merupakan kelompok saham dengan tingkat likuiditas tertinggi di IDX. Bahkan sampai akhir September 2019, jumlah investor yang menginvestasikan sahamnya di Antam mencapai 49.903 investor.

Baca Selengkapnya: Laba Bersih Antam Turun 11% Jadi Rp561 Miliar

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement