nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Ikon Jayapura, Ini Fakta-Fakta di Balik Jembatan Holtekamp

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 09:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 28 320 2122496 jadi-ikon-jayapura-ini-fakta-fakta-di-balik-jembatan-holtekamp-GBpd5twQK2.jpg Jembatan Holtekamp (Foto: Okezone.com/Kementerian PUPR)

JAKARTA - Jembatan yang telah dibangun sejak 2015 itu akhirnya rampung dan akan segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jembatan tersebut akan menjadi ikon baru Kota Jayapura.

Meskipun begitu, jembatan tersebut sempat tertunda karena persoalan status kepemilikan lahan yang masih belum selesai. Jembatan yang menghubungkan Hamadi menuju Holtekamp sepanjang kurang lebih 1.800 meter dan lebar 17 meter ini akan segera beroperasi.

Baca juga: Pembangunan 6 Jembatan dan Jalan Lingkar Morotai Dilanjutkan

Berikut beberapa fakta-fakta uamh telah dirangkum Okezone perihal Jembatan Holtekamp Papua, Senin (28/10/2019):

 Holtekamp

1. Hampir Ganti Nama Jadi Jembatan Youtefa

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, Jembatan Holtekamp berada di atas Teluk Youtefa dan menjadi akses jalan dari Kota Jayapura menuju Distrik Muara Tami dan PLBN Skouw.

 Baca juga: Selesaikan 3 Jembatan di Jateng, Menteri Basuki: Untuk Tingkatkan Perekonomian

2.Jadi Ikon Jayapura

Jembatan Holtekamp karya anak bangsa menjadi ikon baru Kota Jayapura. Pasalnya, jembatan ini menyajikan desain yang mencolok dengan warna merah. Selain mencolok, jembatan ini juga memiliki desain yang kuat dengan berdiri kokoh dan menawan di atas Teluk Youtefa. Tak heran, jembatan ini dirancang bisa berdiri kokoh hingga 100 tahun ke depan.

3. Desain Jembatan Holtekamp

 

Jembatan Holtekamp membentang di atas Teluk Youtefa. Jembatan tersebut memiliki desain dua buah pelengkung baja berwarna merah dan terlihat megah. Selain itu, jembatan ini terdiri dari bentang utama sepanjang 433 meter. Ada pula jembatan pendekat di bagian sisi yang panjangnya 600 meter.

"Jadi karena ini memang di daerah Teluk Yuteva. Jadi sangat relevan sekali usulan nama itu. Saya akan sampaikan kepada bapak Presiden (Jokowi) kalau ini namanya diusulkan sebagai Jembatan Youtefa," ujarnya saat meninjau Jembatan Holtekamp, Jayapura.

Basuki mengatakan, Jembatan Holtekamp bentang utama panjang 433 meter saat ini progresnya selesai (biaya pembangunan Rp946 miliar). Hanya masih ada jalan akses sepanjang 7 kilometer yang masih dalam proses pengaspalan.

 Holtekamp

4. Jembatan Terpanjang di Papua

Jembatan Holtekamp berada dipinggir pantai Holtekamp dan terletak di atas Teluk Youtefa. Jembatan ini menghubungkan Hamadi menuju Holtekamp sepanjang kurang lebih 1.800 meter dan lebar 17 meter.

Diketahui, jembatan ini pun akan memangkas waktu tempuh dari Jayapura menuju perbatasan Skouw, dari semula 2,5 jam menjadi 60 menit.

Jembatan Holtekamp karya anak bangsa menjadi ikon baru Kota Jayapura. Pasalnya, jembatan ini menyajikan desain yang mencolok dengan warna merah.

5. Manfaat Jembatan Holtekamp

 

Jembatan Holtekamp memiliki beberapa manfaat di antaranya sebagai solusi permasalahan kepadatan penduduk di Kota Jayapura. Kemudian, mempersingkat waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju Distrik Muara Tami dan PLBN Skouw.

Jembatan ini juga sebagai sarana pendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang diselenggarakan di Papua. Dan yang pasti Jembatan yang diusulkan namanya menjadi Youtefa menjadi landmark atau ikon baru Papua.

 Holtekamp

6. Biaya Pembangunan Jembatan

 

Pembiayaan jembatan ini merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, sementara Pemerintah Provinsi Papua mendanai pembangunan jalan pendekat dari arah Holtekamp, dan Pemerintah Kota Jayapura.

Total keseluruhan biaya pembangunan mencapai Rp1,8 triliun, dengan rincian bentang utama panjangnya 433 meter status selesai (biaya pembangunan Rp946 miliar).

Jalan akses jembatan Holtekamp 9.590 progres 74,49% (Rp237 miliar). Jalan pendekat sisi. Holtekam 600 meter status selesai (Rp246 miliar).

Jembatan pendekat sisi Holtekamp 270 meter status selesai (Rp269 miliar). Jembatan pendekat sisi Holtekamp 30 meter progres 85,9% (Rp155 miliar). Jalan pendekat sisi Hamadi 320 meter progres selesai (Rp35 miliar).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini