nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Boeing Disidang di Senat Amerika, Begini Respons Bos Lion Air

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 18:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 31 320 2124244 boeing-disidang-di-senat-amerika-begini-respons-bos-lion-air-sQF9QCq6Ps.jpg Bos Lion Air soal Boeing (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Boeing Co disidang oleh Senat Amerika Serikat terkait banyaknya laporan pesawat produksinya. Pasalnya, pesawat produksi Boeing ini bermasalah menyebabkan dua kecelakaan oleh Ethiopian Airlines dan Lion Air.

Khusus kecelakaan pada Lion Air di perairan Karawang, Boeing mengakui terdapat kesalahan sistem AOA yang menyebabkan MCAS bermasalah. Hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT beberapa waktu lalu pun menyatakan demikian.

 Baca Juga: Keluarga Korban Lion Air Gugat Boeing

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT Mentari Lion Airlines atau Lion Air Group Edward Sirait menyambut positif sidang yang dilakukan senat Amerika Serikat kepada CEO Boeing Dennis Muilenburg. Menurutnya, proses yang dijalani Muilenburg adalah langkah bagi entitasnya untuk memperoleh kepastian hukum.

Edward menambahkan, selain memberi kepastian hukum, sidang bakal menjawab pertanyaan masyarakat soal kejadian kecelakaan dua pesawat Boeing berjenis 737 Max 8 yang melibatkan Lion Air dan Ethiopian Airlines selama setahun ini. Tentunya ini membantu untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap maskpai berlogo singa itu.

"Saya pikir gini, yang harus kita yakini, legalitasnya jelas. Karena semua akhirnya bicara mengenai hukum," ujarnya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

 Baca Juga: 10 Pesawat Boeing 737 Max 8 Dikandangkan, Lion Air Klaim Tetap Beroperasi Normal

Saat ini lanjut Edward, pihaknya masih menunggu surat resmi Boeing terkait tindak lanjutnya terhadap kejadian kecelakaan Boeing 737 Max 8. Pasalnya setahun setelah kejadian itu, Edward mengaku belum dihubungi oleh produsen pesawat asal Amerika Serikat.

"Nanti kalau ada rilis resminya dari Boeing, kami bisa berkomentar," ucapnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini