nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tokopedia Siap Dual Listing, Negara Mana yang Disasar?

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 04 November 2019 14:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 04 320 2125494 tokopedia-siap-dual-listing-negara-mana-yang-disasar-FwgABEVcrf.jpg CEO Tokopedia William (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)

JAKARTA - Perusahaan e-commerce Tokopedia berencana melantai di bursa saham atau initial public offering (IPO) dalam beberapa tahun ke depan. Tak tanggung-tanggung salah satu decacorn Indonesia ini akan IPO dual listing.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya menjelaskan, pertama akan IPO di pasar saham di Indonesia alias di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sedangkan yang kedua akan listing di luar negeri. Namun William masih merahasiakan kepada publik, lokasi negara yang akan disasar.

 Baca juga: Asia Tenggara Tempat Subur untuk Startup, Ini 3 Jagoannya

Menurut William, ada beberapa pasar saham yang sebenarnya diincar. Namun, dirinya memberikan sinyal jika rencana IPO bisa saja di luar Asia Tenggara seperti di Amerika Serikat.

 Infografis

"Rencananya dual listing, satu di Tbk di Indonesia, satu lagi kita cari. Tahunnya kita belum bisa rilis butuh beberapa tahun dari sekarang. Satu di Indonesia satunya belum tahu. Kemungkinan ada (di luar Asia). Telkom adalah salah satu dual listing New York," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Jakarta, Senin (4/11/2019).

 Baca juga: Di Hadapan Insinyur Se-Asean, Jokowi Unjuk 4 Unicorn dan Decacorn Indonesia

Willam menjelaskan saat ini persiapan untuk menuju IPO masih terus dilakukan. Misalnya yang pertama adalah dengan memperbaiki tata kelola dari perusahaan.

Dalam memperbaiki tata kelola pun ada berbagai macam langkahnya. Misalnya, yang pertama adalah dengan merekrut Mantan Gubernur Bank Indonesia dan Mantan Menteri Keungan Agus Martowardjojo sebagai Komisaris Utama Tokopedia.

 Baca juga: Hakteknas 2019, Menristekdikti Ingin Startup Anak Muda Saingi Gojek dan Tokopedia

Penunjukan Agus Martowardoyo diyakini akan mampu memperkuat sisi tata-kelola manajemen perusahaan mengingat segudang pengalaman yang dimiliki. William menambahkan, perbaikan tata kelola ini sangat penting bagi perusahaan yang go public karena dengan menjadi perusahaan terbuka, semu informasi tentang perusahaan bisa diakses oleh publik.

"Masih terus berjalan, rencana governance Tokped kami kuatkan penunjukan Pak Agus Martowardjojo itu bagian dari Corporate Governance, dikuatkan perusahaan publik tata kelolanya harus transparan," jelasnya.

Selain itu lanjut William, langkah persiapan lainnya perusahaan menargetkan bisa meraup untung dari transaksi belanja online. Tak tanggung-tanggung perusahaan ini menargetkan total transaski Rp222 triliun pada tahun ini.

Dari segi bisnis saat ini perusahaan bervaluasi decacorn ini memang mencatatkan kinerja yang moncer. Transaksi Tokopedia pada 2019 dengan menyumbang kontribusi 1,5% terhadap produk domestik bruto atau PDB. Sedangkan tahun depan, perusahaan menargetkan kontribusi terhadap PDB sebesar 2%.

"Kemudian disiplin perusahaan kita juga dan fokus tahun depan kita bisa profitable, dan brand ambassardor kita pilih yang bisa bawa Tokped ke panggung dunia," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini