nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tertinggi Dalam Sejarah, Realisasi Investasi di DKI Jakarta Capai Rp41,1 Triliun

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 06 November 2019 21:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 06 20 2126662 tertinggi-dalam-sejarah-realisasi-investasi-di-dki-jakarta-capai-rp41-1-triliun-JQ4yumKo6w.jpg DPM PTSP (Dok DPMPTSP)

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia kembali merilis data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada periode Triwulan III-2019, yang mencapai Rp205,7 triliun. Di mana Realisasi Investasi berdasarkan lokasi proyek terbesar yaitu DKI Jakarta yang mencapai 20% atau Rp41,1 triliun.

Sementara itu, di urutan selanjutnya ada Jawa Barat mencapai 16,2% atau Rp33,4 triliun, Jawa Timur mencapai 7,2% atau Rp14,8 triliun, Riau mencapai 6,4% atau Rp13,1 triliun dan Jawa Tengah mencapai 5,4% atau Rp13,1 triliun.

 Baca juga: Realisasi Investasi Sudah Capai 75%, BKPM Yakin Target Rp792 Triliun Tercapai

Berdasarkan data tersebut, realisasi investasi di Provinsi DKI Jakarta mengalami peningkatan yang signifikan dan menjadi perolehan realisasi investasi terbesar dalam sejarah realisasi investasi per triwulan di Jakarta.

 Benni Aguscandra  (dok DPMPTSP)

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra menyampaikan realisasi investasi pada Triwulan III tahun 2019 telah menorehkan catatan kinerja terbaik bidang penanaman modal bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

 Baca juga: Investasi USD1,9 Miliar, Singapura Paling Banyak Bakar Duit di RI

“realisasi investasi PMDN dan PMA pada Triwulan III tahun 2019 berhasil menembus Rp. 41,1 triliun. Angka ini merupakan tertinggi dalam sejarah realisasi investasi DKI Jakarta per triwulan.” Ujar Benni saat ditemui di Jakarta Investment Centre, Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta, Jl. HR Rasuna Said Kav. C22, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2019)

Realisasi Investasi Provinsi DKI Jakarta pada Triwulan III tahun 2019 sebesar Rp. 41,1 triliun, meningkat 56,9 % dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018. Terdiri dari realisasi PMDN sebesar Rp. 15 triliun dengan 708 proyek dan realisasi PMA sebesar Rp. 26,1 triliun (US$ 1,7 miliar) dengan 2.552 proyek. Pada periode triwulan III tahun 2019, realisasi PMA di provinsi DKI Jakarta tertinggi dibandingkan realisasi PMA provinsi lain di Indonesia.

 Baca juga: Realisasi Investasi di Kuartal III-2019 Naik 18,4% Mencapai Rp205,7 Triliun

“Berbagai program dan kebijakan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Bapak Anies Rasyid Baswedan, terkait bidang penanaman modal dan kemudahan perizinan telah menjadikan DKI Jakarta sebagai primadona Investasi bagi para investor dalam negeri maupun investor asing yang akan menanamkan modalnya di Indonesia” ujar Benni.

Benni menambahkan Visi Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dalam mewujudkan ‘Wajah Baru Jakarta’ yang berbakti, berhati, berkolaborasi dan merangkul, juga diterapkan dalam kebijakan penanaman modal dan kemudahan perizinan di Jakarta.

Fokus kegiatan strategis daerah penanaman modal dan kemudahan perizinan tersebut, antara lain: pengoptimalisasian Jakarta Investment Centre (JIC), perbaikan peringkat kemudahan berusaha (ease of doing business) dimana Jakarta berkontribusi sebesar 78% dalam penilaian World Bank, mengoperasikan gerai memulai usaha (starting business corner) di Mal Pelayanan Publik, mendorong para investor di Jakarta untuk bermitra dengan UMKM, dan promosi investasi terfokus berdasarkan sektor usaha.

“selama dua tahun kepemimpinan Beliau, berbagai penghargaan di bidang penanaman modal dan kemudahan perizinan telah berhasil diraih oleh DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, tercatat 14 penghargaan bergengsi yang diperoleh dari kementerian pusat, Lembaga negara dan lembaga swasta lainnya yang kredibel di Indonesia. hal ini meningkatkan kepercayaan investor dalam menanamkan modalnya di Jakarta” ujar Benni.

Lebih lanjut Benni menerangkan sektor yang paling diminati oleh para investor PMDN yaitu Konstruksi (Rp5,8 triliun); Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp5 triliun); dan Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (Rp2 triliun). Sedangkan sektor yang paling diminati oleh para investor PMA yaitu Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp21,1 triliun); Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (Rp3 triliun); dan Jasa Lainnya (Rp1 triliun).

Adapun urutan wilayah Kota / Kabupaten Administrasi di Provinsi DKI Jakarta dalam mencatatkan realisasi investasi PMDN dan PMA, sebagai berikut : Jakarta Selatan (Rp24,5 triliun); Jakarta Pusat (Rp14 triliun); Jakarta Timur (Rp1,1 triliun); Jakarta Barat (Rp1 triliun); Jakarta Utara (Rp354 miliar) dan Kabupaten Adm. Kepulauan Seribu (Rp114 miliar).

“Jakarta Selatan menjadi lokasi tertinggi dalam realisasi investasi pada triwulan III tahun 2019 ini, ke depannya kami akan terus mendorong para investor untuk melakukan penanaman modal di seluruh wilayah DKI Jakarta, khususnya di wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu” ujar Benni.

Lebih lanjut Benni menambahkan berbagai upaya terus dilakukan oleh DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta untuk menarik investor, diantaranya melakukan kegiatan promosi investasi kepada calon investor dalam dan luar negeri baik melalui Business Forum maupun Business Matchmaking, menawarkan peluang investasi dengan pemanfaatan skema Kerjasama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha (KPDBU) serta menguatkan fungsi Jakarta Investment Centre (JIC).

“penciptaan iklim usaha yang kondusif dan kemudahan akses dalam perizinan usaha menjadi fokus utama kami dalam menarik minat investor ke Jakarta” ujar Benni.

Realisasi Investasi Januari-September 2019

Kumulatif realisasi investasi Provinsi DKI Jakarta pada periode Januari s.d. September 2019 mencapai Rp95,6 triliun, telah tercapai 95,4% dari target realisasi tahun 2019 sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jakarta 2017-2022, sebesar Rp100,2 triliun. Terdiri atas PMDN Rp41,6 triliun dan PMA sebesar Rp54 triliun (USD3,6 miliar).

Berdasarkan data tersebut Provinsi DKI Jakarta masih menjadi Provinsi dengan Realisasi Investasi PMDN tertinggi di Indonesia. “Kami optimis realisasi investasi dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan bahkan dapat melampaui target tersebut pada tahun 2019 ini.” tutup Benni.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini