nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Single Day 11.11 di China Sita Perhatian Dunia, Ini Asal-usulnya

Hairunnisa, Jurnalis · Senin 11 November 2019 15:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 11 320 2128377 single-day-11-11-di-china-sita-perhatian-dunia-ini-asal-usulnya-AeLGQ0fKYa.jpg Belanja Online (Reuters)

JAKARTA - Perusahaan Alibaba dan sejumlah perusahaan e-commerce China lainnya menawarkan diskon besar-besaran selama kurun waktu 24 jam. Hal ini dilakukan pada 11 November atau lebih dikenal dengan 'Single Day 11.11'.

Melansir Forbes, Jakarta, Senin (11/11/2019), acara belanja terbesar di China dan dunia ini menjadi terkenal ketika Alibaba berhasil meluncurkan festival belanja pertamanya di tahun 2009 yang diawali dengan hanya 27 merek yang ikut berpastisipasi. Sekarang, acara ini telah diikuti 200.000 merek, naik dari 60.000 merek di tahun 2017.

 Baca juga: Single Days 11.11, Alibaba Cetak Transaksi Rp14 Triliun dalam 1 Menit

Tahun 2018, acara ini menyumbang lebih dari USD30 miliar atau sekitar Rp420 triliun. Pada tahun ini, diperkirakan akan mencapai USD37 miliar atau sekira Rp518 triliun dengan kurs Rp.14.040 per USD.

Alibaba

Capaian tersebut menjadikan acara belanja terbesar di dunia menurut Forrester Forecasts. Oleh sebab itu, semakin banyak diskon yang diberikan maka promosi akan terus ditingkatkan.

 Baca juga: Pendapatan Alibaba Naik 40% Jadi Rp233,07 Triliun

Media sosial dan khususnya e-commerce berbasis video, diharapakan akan berperan besar dari festival belanja tahun ini.

"Pengalaman yang banyak dilihat sebagai salah satu kunci keberhasilan festival ini, misalnya melalui dukungan selebriti dan Gamification platform Alibaba," tutur General Manager FutureBrand China, Shopie Cheng.

 Baca juga: Jack Ma soal Filantropi di China: Baru Saja Dimulai

Konsumen yang berada di China dapat berbelanja di situs web utama Alibaba, seperti Taobao dan Tmall, untuk menemukan penawaran terbesar, sedangkan pembeli internasional harus menggunakan 9Apps.

Alibaba di tahun ini akan menyelenggarakan 'Single Day 11.11' tanpa Jack Ma sebagai pendiri, setelah pada bulan September lalu orang terkaya di China ini mengundurkan diri sebagai ketua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini