nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Neraca Dagang Oktober Surplus, Menko Airlangga: Tapi Ekspor Nonmigas Turun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 16:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 15 320 2130361 neraca-dagang-oktober-surplus-menko-airlangga-tapi-ekspor-nonmigas-turun-NlxcyQbrpj.JPG Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus USD161,3 juta pada Oktober 2019. Realisasi ini membaik dari posisi neraca perdagangan Oktober 2018 yang mengalami defisit sebesar USD1,75 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, angka tersebut menunjukkan neraca dagang Indonesia sudah berangsur membaik.

Baca Juga: Impor Turun Tajam, Neraca Perdagangan Oktober Surplus USD161,3 Juta

"Neraca sudah membaik, menjadi surplus. Jadi itu positif lah," ujarnya ditemui di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Pelabuhan Tanjung Priok, Gerbang Menuju Ekspor Impor

Meski demikian, Airlangga tetap menyoroti kinerja ekspor yang mengalami penurunan, utamanya pada komoditas nonmigas. Pada Oktober 2019, nilai ekspor tercatat mencapai USD14,93 miliar, mengalami penurunan 6,13% dari Oktober 2018 yang mencapai USD15,91 miliar.

Baca Juga: Bagaimana Nasib Neraca Dagang Oktober 2019? Ini Prediksinya

Terdiri dari komoditas migas USD1,75 miliar mengalami penurunan dari periode Oktober 2018 yang sebesar USD2,91 miliar. Sementara ekspor nonmigas tercatat sebesar USD14 miliar, mengalami penurunan dari Oktober 2018 yang mencapai USD14,36 triliun.

"Tapi memang dilihat masih ada sumber dari nonmigas-nya masih negatif (turun)," kata dia.

Oleh sebab itu, menurut Airlangga, pemerintah akan mendorong laju ekspor, utamanya pada nonmigas untuk meningkat kedepannya. "Tentu ini akan kami jaga, program-program akan kami lakukan kedepannya," tutupnya.

Adapun, pada Oktober 2019 tercatat nilai impor Oktober 2019 mencapai USD14,77 miliar. Realiasi ini mengalami penurunan tajam sebesar 16,39% dibandingkan dengan Oktober 2018 yang sebesar USD17,67 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini