nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Rincian Anggaran Rp10 Triliun untuk Kartu Prakerja

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 14:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 20 320 2132219 ini-rincian-anggaran-rp10-triliun-untuk-kartu-prakerja-eWtwFQLAZ5.JPG Menaker Ida Fauziyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan mengalokasikan dana sebesar Rp10 triliun untuk program kartu prakerja. Rencananya program ini akan dimulai pada awal tahun 2020 mendatang.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, dana tersebut nantinya diperuntukkan untuk beberapa hal. Misalnya biaya pelatihan, biaya sertifikasi, hingga insentif pasca pelatihan.

 Baca juga: Ini Syarat Dapat Kartu Pra Kerja

Dirinya merinci, untuk biaya pelatihan pemerintah mengeluarkan biaya Rp3 hingga 7 juta baik itu yang reguler mapun digital. Sementara itu untuk biaya sertifikasi nantinya akan ada biaya sebesar Rp900.000.

 Kartu Sakti Jokowi

Selanjutnya untuk insentif pasca pelatihan akan diberikan biaya Rp500.000. Lalu pengisian survei adalah sebesar Rp150.000 dengan masing-masing Rp50.000 per tiga kali.

 Baca juga: Bukan Gaji Pengangguran, Kartu Pra Kerja Cuma Beri "Uang Transport"

"Total anggaran yang dialokasikan di APBN 2020 sebesar Rp10 triliun," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi IX, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Jika ditotal, lanjut Ida, setiap peserta akan mendapatkan uang insentif di kisaran Rp3.650.000 hingga Rp7.650.000. Namun dirinya memperkirakan rata-rata peserta akan menerima manfaat Rp5 juta.

 Baca juga: Pemerintah Siapkan Anggaran Rp10 Triliun untuk 2 Juta Pengangguran

"Jadi anggaran Rp10 triliun untuk 2 juta orang peserta penerima kartu prakerja," ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini