Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dalam membangun jalan tol pemerintah akan memprioritaskan swasta. Hal ini sesuai dengan keinginan dari Presiden Joko Widodo yang ingin pekerjaan proyek jalan tak hanya diberikan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Saya yakin investasi jalan tol akan menguntungkan bapak-bapak sekalian, kami akan prioritas swasta nasional, baru BUMN," ujarnya dalam acara Penawaran itu dilaksanakan melalui acara penjajakan minat pasar (market sounding), di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/11/2019).
Nantinya lanjut Basuki, ada privileged khusus bagi swasta yang berminat pada proyek jalan tol yang ditawarkan pemerintah. Hanya saja dia tak merinci maksud dari privilage yang akan diberikan.
"Bisa dikaji, harus ada privileged untuk swasta nasional baru BUMN, BUMN nomor dua. Bagaimana privileged swasta untuk bangun jalan tol dan infrastruktur nasional," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)