nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Basuki Kesal Pejabat Duduk di Depan, Investor Malah di Belakang

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 13:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 21 320 2132653 menteri-basuki-kesal-pejabat-duduk-di-depan-investor-malah-di-belakang-8M3yBwkfJp.jpg Basuki Kesal Pejabat Duduk di Depan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta kepada para pejabatnya untuk mengubah mindset atau pola pikir. Tujuannya adalah untuk menarik minat investor agar mau berinvestasi di proyek-proyek infrastruktur pemerintah.

Baca Juga: Mulai 1 Januari, Calon Investor Bakal Dijemput Langsung di Bandara

Dirinya mencontohkan masalah lambang dalam setiap acara market sounding. Menurutnya, dalam spanduk acara tersebut seharusnya tidak hanya dipasang logo Kementerian PUPR semata melainkan juga calon investornya.

"Pertama soal lambang (di plang acara) ini, itu seharusnya tidak hanya lambang Kementerian PUPR saja. Tapi juga harus ada lambang PT PII dan pihak-pihak terkait lainnya," ujarnya di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Baca Juga: Menko Luhut Sebut Jepang Akan Investasi di Pelabuhan Patimban, Berapa Nilainya?

Basuki juga mengkritik soal penempatan kursi di acara-acara semacam ini, yang tujuannya adalah untuk melayani dan memberikan informasi terkait proyek yang akan ditawarkan kepada para calon investor tersebut. Dirinya mempertanyakan mengapa posisi kursi calon investor justru berada di belakang sedangkan para pejabatnya berada di paling depan.

"Lalu susunan tempat duduk di depan itu juga harusnya bukan diisi para pejabatnya, tapi untuk para investornya," katanya.

 Basuki

Oleh karena itu, Basuki meminta untuk mengubah pola pikir ketika berada di depan para calon investor. Apalagi pada tahun depan, selain melaksanakan APBN, salah satu tujuan dari Kementerian PUPR adalah untuk melayani para investor agar mau ikut dalam proyek infrastruktur.

"Kita harus ubah cara dan perilaku kita. Seperti misalnya BKPM yang sudah harus menjemput para calon investor ke Bandara, bahkan sampai nganterin ke daerah di mana proyek yang akan diinvestasikan itu berada," katanya.

 Tiba di Istana, Basuki Hadimuljono Angkat Tangan dan Tebar Senyuman

Dia pun mencontohkan hal yang sebagaimana telah dilakukan oleh pihak BKPM dalam melayani para investor, yang berupaya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi mereka agar mereka bersedia menanamkan modalnya di salah satu proyek yang ada di Tanah Air. Misalnya dengan program online single submissions.

"Karena kan kita ingin ajak mereka berpartisipasi. Jadi kita harus ubah mindset. Kalau kita ingin maju tapi perilaku tetap seperti itu, ya enggak bisa," kata Basuki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini