nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Naik LRT dan TransJakarta Sekali Bayar dan Tidak Perlu Keluar Stasiun

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 20:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 21 320 2132924 naik-lrt-dan-transjakarta-sekali-bayar-dan-tidak-perlu-keluar-stasiun-objVuVtVjY.jpg LRT Jakarta Beroperasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTALaju Raya Terpadu (LRT) Jakarta resmi beroperasi secara komersil. Kereta layang ini juga terintegrasi dengan Transjakarta. Artinya, penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan dengan Transjakarta tak perlu keluar stasiun.

Direktur Utama PT LRT Jakarta Wijanarko LRT mengatakan, LRT menjadi satu-satunya moda transportasi yang terintegrasi secara keseluruhan. Baik itu fisik, rute dan pembayaran.

Baca Juga: LRT Jakarta Targetkan 14.000 Penumpang Tiap Hari

"LRT punya double gate. Jadi saat tap keluar, saldo penumpang akan dipotong Rp8.500. Rp5.000 untuk LRT, lalu Rp3.500 untuk Transjakarta," jelas Wijanarko saat Konferensi Pers Operasional Komersial LRT Jakarta di Stasiun LRT Velodrome, Kamis (21/11/2019).

LRT Jakarta

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Dinas Perhubungan Jakarta Imanuel mengatakan, LRT berkomitmen untuk terintegrasi dengan moda-moda transportasi lainnya. Hal ini pun tengah dibahas bersama Dinas Perhubungan Jakarta. Tujuannya supaya pembangunan LRT mudah dijangkau lokasinya oleh warga Jakarta.

Baca Juga: Lewati JIS, Proyek LRT Jakarta Fase II Ditargetkan Rampung 2022

"(Kehadiran LRT) Sebagai wujud satu mimpi dari pemprov dan sebagai bukti nyata pemprov hadir di tengah-tengah masyarakat," ungkap,

Tak lupa, dia juga mengucapkan selamat kepada Wijanarko dan jajaran direksi atas permulaan LRT yang sukses. 

"Selamat kepada Pak Koko dan tim," ucapnya.

LRT Cari Pelaku Usaha Retail

Selain itu, LRT Jakarta membuka kesempatan untuk perusahaan retail yang ingin membuka usahanya di stasiun-stasiun LRT.

"Kita sudah mencari pelaku usaha retail yang berminat," ungkap Direktur Keuangan dan Pengembangan Bisnis PT LRT Jakarta Rudy Hartono.

Menurutnya, sampai saat ini sudah 35 pelaku usaha yang berminat membuka usahanya di stasiun LRT Jakarta. Dirinya berharap kehadiran pelaku usaha ini nantinya bisa menonjolkan sisi keunikan. Jadi tidak hanya membuat stasiun-stasiun LRT sebagai tempat penumpang datang dan pergi saja.

"Harus ada uniqueness," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini