JAKARTA – Di tengah kesibukannya sebagai Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi tetap menyempatkan diri untuk blusukan ke pelosok daerah. Bakat bermusiknya juga terus disalurkan melalui grup Elek Yo Band.
Budi Karya sebelumnya telah menjabat di kursi yang sama yaitu Menteri Perhubungan periode 2014-2019. Kini Pria bertitel Insinyur itu kembali dipercaya masuk dalam Kabinet Indonesia Maju. Tugasnya sebagai menteri meliputi Perumusan kebijakan nasional, kebijakan pelaksanaan dan kebijakan teknis di bidang perhubungan, pengawasan dan pelaksanaan perhubungan. Di pundak Budi Karyadi lah seluruh beban transportasi Tanah Air disandarkan.
Baca juga: Wawancara Khusus Menhub, Budi Karya Fokus Benahi Konektivitas
Penelusuran Okezone, Selasa (22/10/2019), pria kelahiran 18 Desember 1956 di Sumatra Selatan ini menyelesaikan 12 tahun pendidikannya di Palembang sebelum akhirnya pindah ke Yogyakarta untuk belajar arsitektur di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Budi Sumadi memulai kariernya dengan bekerja sebagai arsitek perencanaan untuk PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk pada 1983. Kemudian, pada 2004 ia menjadi CEO hingga 2015 di PT Jakarta Propertindo.
Baca juga: Wawancara Khusus Menhub, Budi Karya Fokus Benahi Konektivitas
Rekam jejak Budi Karya Sumadi tidak sampai situ saja, pada 2015 dia tugaskan mengabdi kepada Angkasa Pura II sebagai CEO dan ia mengambil proyek pengembangan Terminal 3 Bandara Soekarno - Hatta. Sampai pada akhirnya, setelah dipindahkan ke Angkasa Pura, Sumadi diangkat sebagai Menteri Perhubungan pada tahun 2016.

Asal tahu saja, ia juga masuk band "Elek Yo Band" dengan Menteri lain di Kabinet Kerja. Tugasnya, ia memainkan gitar akustik dan menyediakan vokal dalam band tersebut.
Bagaimana Menhub Budi membagi waktunya antara pekerjaan, keluarga dan hobi? Berikut kutipan wawancara Okezone dengan Menhub Budi di ruang kerjanya.
Baca juga: Wawancara Khusus Menhub, Fenomena e-Scooter sampai Mobil Listrik
Mengatur waktu weekend, bagaimana bapak membaginya?
Saya biasanya mengatur waktu, ada dengan keluarga, dan menyisihkan waktu ke daerah, karena Indonesia itu luas, sedangkan tugas saya memberikan motivasi kepada tim saya, sosialisasi dan pelayanan ke masyarakat.