Jepang Investasi di Sektor Infrastruktur, dari Pelabuhan hingga Tol

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Sabtu 23 November 2019 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 23 320 2133587 jepang-investasi-di-sektor-infrastruktur-dari-pelabuhan-hingga-tol-KpxdAEY85J.jpg Investasi (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bertemu dengan Perdana Menteri Jepang periode 2007 – 2008 Yusuo Fakuda di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta. Keterangan ini didapat dari foto yang diunggah di akun Instagram Kementerian PUPR.

Fukuda yang juga sebagai Ketua Asosiasi Jepang – Indonesia ini mendatangi Menteri Basuki setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Menteri Basuki dan Fukuda bertemu untuk membahas kerja sama antara Jepang dengan Indonesia.

Baca Juga: Lewat Video, Kepala BKPM Rayu Pebisnis AS untuk Investasi di Indonesia

"Pertemuan tersebut selain untuk mempererat hubungan Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang, juga membahas langkah-langkah kerja sama di bidang investasi pada beberapa pembangunan infrastruktur di Indonesia," ungkap Menteri Basuki yang dilansir dari akun Instagramnya pada Sabtu (23/11/2019).

Jepang menanamkan investasinya dalam jumlah banyak di Tanah Air. Salah satunya adalah menjadi investor untuk pembangunan ibu kota baru. Selain itu, Jepang ikut andil dalam proyek kereta semi cepat Jakarta - Surabaya.

Menteri Basuki

"Ada beberapa hal yang dibahas, seperti proyek peningkatan kereta cepat koridor Jakarta – Surabaya. Kementerian PUPR sendiri bertanggung jawab dalam pembuatan flyovernya,” ujarnya.

Dia berharap, Jepang dapat mendukung investasi jalan tol akses di Cikopo-Palimanan (Cipali) ke Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Diperkirakan tol ini sepanjang 40 km.

Seperti yang kita tahu, Pelabuhan Patimban akan mulai beroperasi tahun depan. Biaya investasi ini diperkirakan mencapai Rp5,35 triliun.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini