nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Instruksi Jokowi, Ekonomi RI Jangan Tertekan Perang Dagang

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 28 November 2019 10:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 28 20 2135419 instruksi-jokowi-ekonomi-ri-jangan-tertekan-perang-dagang-8XM1fHoYCm.jpg Presiden Jokowi di CEO Forum. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim jika pertumbuhan ekonomi Indonesia masih stabil. Meskipun saat ini ekonomi dunia masih belum stabil karena dipengaruhi ketidakstabilan.

Menurutnya pertumbuhan ekonomi Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan negara yang tergabung dalam G20. Ekonomi Indonesia masih berada di posisi tiga di bawah China dan India.

Baca Juga: Tingkatkan Perekonomian Diibaratkan Seperti Makan Obat, Lho Kok?

"Kita lihat di G20, kita itu pertumbuhan ekonomi ranking ketiga ini yang patut kita syukuri," ujarnya dalam acara CEO Forum di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Grafik Ekonomi

Menurut Jokowi, rasa optimisme ini harus terus dijaga agar momentum pertumbuhan ekonomi ini terus terjaga. Apalagi kondisi global juga saat ini masih belum stabil.

"Rasa optimisme ini kita kembangkan jangan sampai kita berada di posisi tertekan di kondisi eksternal perang dagang," ucapnya.

Baca Juga: Incar Nilai Perdagangan USD7 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi 5% Tak Cukup

Jokowi berjanji jika pemerintah akan terus menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia agar tetapi sustain lewat kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan. Misalnya dengan mempercepat investasi hingga memangkas defisit neraca perdagangan.

"Saya ingin menunjukkan Indonesia ada di mana agar kita ada rasa optimisme yang mana dibandingkan negara lainnya jauh lebih baik terutama berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta pun menegaskan akan terus menjaga pengelola Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) agar semakin kokoh dan membaik. Karena menurutnya, APBN yang merupakan stimulus dalam mengembangkan ekonomi di Indonesia

"Artinya APBN itu memicu dan menstimulasi agar ekonomi kita bergerak," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini