nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Fakta Menarik Hyundai Bangun Pabrik Rp21 Triliun dan Dampak Besar bagi Indonesia

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 30 November 2019 07:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 28 320 2135553 6-fakta-menarik-hyundai-bangun-pabrik-rp21-triliun-dan-dampak-besar-bagi-indonesia-R3jukruBLw.jpg Jokowi di Pabrik Hyundai. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke pabrik Hyundai beberapa waktu lalu. Kegiatan orang nomor satu Indonesia tersebut dalam rangka kunjungan kerja di Korea Selatan (Korsel).

Peninjauan ke pabrik Hyundai, Presiden Jokowi mendorong investasi pabrik kendaraan ini ke Indonesia.

Baca Juga: Investasi Pabrik Hyundai Rp21,8 Triliun, Serap 3.500 Tenaga Kerja

Okezone pun merangkum fakta terkait kunjungan Presiden ke Hyundai dan realisasi investasinya, Sabtu (30/11/2019):

1. Rangkaian Kunjungan Kerja Jokowi di Korsel

Kepala Negara melakukan tiga kegiatan selama di Korsel, di antaranya ASEAN RoK 30 and 30. Kedua adalah mengenai Innovation Showcase, dan yang ketiga adalah Retreat yang akan membahas mengenai situasi kawasan dan global plus ada beberapa peninjauan.

Jokowi

Sebelum berangkat kembali ke Jakarta, Presiden Jokowi akan melakukan peninjauan ke pabrik Hyundai.

2. Hyundai Bangun Pabrik Rp21 Triliun di Indonesia

Presiden menyaksikan penandatanganan MoU antara Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadahlia dengan pihak Hyundai Motor Company.

Baca Juga: Didatangi Jokowi, Hyundai Bangun Pabrik Rp21 Triliun di Indonesia

Kepala BKPM Bahlil Lahadahlia mengatakan, Hyundai akan melakukan investasi di Indonesia dengan membangun pabrik dengan investasi kurang lebih USD1,5 miliar atau setara Rp21 triliun (kurs Rp14.000 per USD). Tahap pertama kurang lebih sekitar USD700 juta.

3. Pabrik Hyundai Dibangun 2020

Kepala BKPM Bahlil Lahadahlia mengatakan semua perizinan itu sudah komplet, dan tahap pertama ini akan running di 2020 bulan Januari sudah jalan.

"Dan diharapkan 1 tahun produksi bisa mencapai 250 ribu unit,” kata Bahlil.

Dengan jumlah produksi sebanyak itu, menurut Bahlil, Indonesia akan dijadikan sebagai sekarang kemarin kantor utama Hyundai di luar Kores. Saat ini kantor tersebut ada di Malaysia tapi sekarang mereka mau giring masuk ke Indonesia.

4. Lokasi Pabrik Hyundai

Mengenai lokasi pabrik yang akan dibangun, Kepala BKPM Bahlil Lahadahlia hanya menyebut Jawa Barat.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana melakukan peninjauan di kompleks Pabrik Hyundai Motor Company, di Ulsan, Korea Selatan, Selasa petang sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

5. Pabrik Hyundai Siap Serap 3.500 Pekerja

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meyakini investasi Hyundai Motor ke Indonesia senilai USD1,5 miliar atau setara Rp21,8 triliun akan memberikan nilai tambah yang besar untuk perekonomian Indonesia.

“Penyerapan 3.500 tenaga kerja dan pengembangan pusat pelatihan, penelitian, dan pengembangan mobil listrik,” kata Bahlil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini