nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani: Jabatan Eselon III dan IV Tidak Bisa Sepenuhnya Dihilangkan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 29 November 2019 19:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 29 20 2136151 sri-mulyani-jabatan-eselon-iii-dan-iv-tidak-bisa-sepenuhnya-dihilangkan-AUfyuir619.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/Yohana)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, jabatan eselon III dan IV tidak bisa sepenuhnya dihilangkan. Pasalnya, ada sejumlah jabatan struktural yang perlu tetap dipertahankan sesuai dengan arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB)

Oleh sebab itu, Sri Mulyani masih melakukan pelantikan 67 pejabat eselon III dan IV di unit Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu. Meski, terdapat 112 pejabat eselon III dan IV BKF yang dialihfungsikan menjadi pejabat fungsional analis kebijakan.

Baca juga: Eselon III dan IV Dirampingkan, Sri Mulyani Pastikan Gajinya Tidak Berubah

"Eselon III dan IV kan merupakan fungsi yang melayani atau yang memegang satker, itu enggak bisa dihilangkan. Karena itu tidak dimungkinkan dalam bentuk fungsional," ujarnya di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Dia menjelaskan, tidak bisa semua jabatan eselon III dan IV di kementerian/lembaga (K/L) bisa digantikan meskipun dengan kecerdasan buatan (AI/robot). Walau Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan ingin seluruh jabatan struktural eselon III dan IV bisa dihilangkan.

 sri mulyani

"Jadi tak seluruh eselon III dan IV memang bisa hilang, tapi yang memiliki fungsi pelayanan dan satker itu masih akan dipertahankan, karena memang masih memiliki tanggung jawab secara struktural," kata dia.

Menurut Sri Mulyani, dalam menetapkan posisi jabatan seorang pegawai tak bisa dilakukan dengan sembarangan, harus penuh perhitungan. Hal ini untuk memastikan pegawai tersebut tetap dapat memberikan kinerja yang baik meski telah berganti jabatan.

"Karena perlu diukur, jangan sampai mereka pindah tapi kemudian tidak ada kinerja atau kontribusinya yang bisa diukur," tutupnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini