nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Kejanggalan dalam Penilaian PNS, Kok Bisa?

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 13:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 03 320 2137347 janggalnya-penilaian-kinerja-pns-kok-bisa-tU3vpMBGnV.jpg PNS (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyebut sistem penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini dinilai masih kurang jelas dan punya banyak kekurangan. Karena antara nilai yang ada di atas kertas dan realisasi di lapangan sama sekali tidak sesuai.

Komisioner KASN Waluyo mengatakan, salah satu kekurangan yang masih sering ditemukan adalah kinerja antara individu pegawai dan juga organisasi yang seringkali tidak sesuai. Sebab kinerja individu seringkali lebih tinggi dibandingkan kinerja dari individu.

Baca Juga: Banyak PNS Punya Nilai Bagus tapi Hasil Kerja Jeblok

Berdasarkan data, pada 2014 kinerja organisasi berada di angka 70%. Sedangkan kinerja individunya mencapai 85%.

Kemudian, pada 2015 kinerja individu pegawai meningkat dengan angka mencapai 95%. Ironisnya penilaian kinerja dari organisasi secara keseluruhan hanya 75%.

Baca Juga: Seleksi CPNS, Dukun Saja Belum Tentu Lulus

Kemudian naik lagi pada tahun 2016, di mana kinerja organisasinya meningkat menjadi 77%. Namun sayangnya, kinerja individu jauh lebih tinggi lagi dengan angka mencapai 95%

"Potensi penilaian kinerja itu karena tidak ada Sasaran Kerja Pegawai (SKP) yang jelas dan kurang menantang," ujarnya di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Sementara itu, Sekretaris Utama BKN Supranawa Yusuf mengatakan, saat ini kinerja PNS hampir semuanya masuk kategori baik. Bahkan tidak sedikit juga pegawai yang mendapatkan nilai sangat baik.

 Melihat Lebih Dekat Aktivitas PNS Pemprov DKI Jakarta

Akan tetapi lanjut Supranawa, jika melihat kinerja di lapangan tidak sesuai dengan nilai yang ada di atas kertas. Bahkan pihaknya seringkali mendapatkan komplain dari masyarakat mengenai kinerja yang kurang baik.

"Kalau kita liat data yang kita punya di BKN, nilai prestasi kinerja PNS hampir semuaya masuk kategori baik. Sekian persen mungkin 10-20% memasuki kategori sangat baik. Kalau lihat di lapangan masih banyak komplain dari masyarakat maupun pimpinan instansi," ujarnya.

Selain itu lanjut Supranawa, para atasan pun sering kali mengeluhkan hal tersebut. Padahal nilai yang didapatkan oleh pegawainya sudah sangat baik namun mengapa realisasi kinerjanya justru jauh dari target yang ditetapkan.

"Belum match antara nilai di atas kertas dengan di lapangan. Beberapa mengeluhkan saya ke staf saya sampai sebulan enggak ada realisasi. Something wrong ini kita belum memiliki manajemen kinerja yang bagus. Walaupun dari pemerintah mencoba melakukan perbaikan," katanya.

 Melihat Lebih Dekat Aktivitas PNS Pemprov DKI Jakarta

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini