22 Januari 2020, Erick Thohir Tunjuk Bos Baru Garuda

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 07 Desember 2019 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 07 320 2139138 22-januari-2020-erick-thohir-tunjuk-bos-baru-garuda-mq8gJnmx7A.jpg Erick Thohir (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberhentikan sementara empat direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang diduga terlibat dalam penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton. Salah satunya adalah Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Komisaris Utama Sahala Lumban Gaol mengatakan, nantinya penunjukan Direksi baru ini nantinya akan dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). RUPSLB ini akan dilakukan dalam waktu 45 hari kedepan setelah pengajuan surat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Jadi yang dilakukan sekarang pemberhentian sementara, RUPS dalam 45 hari setelah menyampaikan surat pemerintah ke OJK," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Baca Juga: Setelah Dirut, Erick Thohir Pecat 3 Direksi Garuda Indonesia

Rencananya surat pengajuan akan diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari Senin mendatang. Artinya jika dihitung 45 ke depan, maka RUPSLB akan diselenggarakan pada 22 Januari 2020.

"Pengajuan di hari Senin terhitung 45 hari setelah itu," ucapnya.

 Jokowi Bicara Pemberhentian Dirut Garuda Indonesia

Sahala menjelaskan, karena Garuda Indonesia perusahaan terbuka, maka seluruh ketentuan yang berlaku terkait pola dan mekanisme pergantian jajaran di dalamnya pun harus mengikuti aturan mengenai hal tersebut.

"Maka seluruh governance, ketentuan yang berlaku akan kita ikuti di dalam rangka penetapan nantinya," ucapnya.

Sambil menunggu RUPSLB, Dewan Komisaris juga memutuskan untuk mengangkat pelaksana tugas atau Plt untuk mengisi jabatan direksi yang diberhentikan sementara. Hal itu seiring dengan upaya investigasi lanjutan, terkait penelusuran lebih mendalam yang hingga saat ini masih dilakukan dalam kasus tersebut.

Sahala menambahkan, Dewan Komisaris akan menindaklanjuti seluruh kesepakatan tersebut. Dirinya juga mengimbau kepada seluruh karyawan Garuda Indonesia agar tetap menjalankan tugasnya seperti biasa.

"Kepada seluruh karyawan Garuda Indonesia di mana pun berada dan yang sedang melaksanakan tugas, diminta untuk tetap menjalankan tugasnya seperti biasa," katanya.

 Melihat Lebih Dekat Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900 NEO

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini