"Masyarakat hati-hati pilih mobil. Kalau belum ada approval dari Kemenhub terkait rampchechk boleh menolak," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub Sigit Irfansyah mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada 15 ribu bus itu. Pihaknya bersama dinas perhubungan justru akan terus memantau kesiapan bus di daerah-daerah.
"Walaupun target kami hanya 15 ribu target kami ramp check. Tapi kami akan fokus lagi terus bagaimana kendaraan yang belum lulus atau kekurangan, kita akan pantau lagi di daerah," kata Sigit.
(Feby Novalius)