Sisa Cuti PNS Hanya Bisa Diambil Maksimal 6 Hari Kerja

Hairunnisa, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 10:11 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 17 320 2142815 sisa-cuti-pns-hanya-bisa-diambil-maksimal-6-hari-kerja-IgAJnrMYzd.jpg Ilutsrasi: PNS (Foto: Setkab)

JAKARTA - Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kinerja (PMK) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto mengingatkan sejumlah ketentuan cuti Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang diatur dalam peraturan BKN Nomor 24 Tahun 2017.

Dalam hal ini Haryono menyampaikan, jumlah cuti PNS setiap tahunnya hanya mendapatkan 12 hari. Jika cuti tersebut masih tersisa, maka yang bisa digunakan hanya 6 hari saja.

Baca Juga: Kementerian PANRB Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2019

“Setiap tahun PNS berhak mendapatkan cuti sebanyak 12 (dua belas) hari. Jika hingga akhir tahun ini misalnya, cuti tersebut masih bersisa, maka yang dapat digunakan di tahun depan maksimal 6 (enam) hari kerja, sehingga total cuti PNS yang bersangkutan di tahun depan berjumlah 18 (delapan belas) hari kerja,” kata Haryomo dilansir dari laman Setkab, Selasa (17/12/2019).

Hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan selama dua tahun berturut-turut, dapat digunakan pada tahun berikutnya untuk paling lama 24 hari kerja termasuk atas cuti tahunan dalam tahun berjalan.

 PNS

Haryono juga mengingatkan, hak cuti tahunan tersebut dapat ditangguhkan penggunaannya oleh pejabat yang berwenang dengan memberikan cuti paling lama 1 tahun, jika yang bersangkutan terdapat kepentingan dinas mendadak.

Dia menambahkan perihal adanya hak cuti besar paling lama 3 (tiga) bulan yang dapat diambil PNS yang telah menjalani masa kerja selama 5 tahun secara terus menerus. “Cuti besar ini silakan diambil oleh PNS untuk berbagai kepentingan misalnya untuk menjalani ibadah haji,” ujarnya.

Baca Juga: PNS bisa Libur di Hari Jumat, Faktanya Jam Kerja Diperpanjang

Sekadar informasi tambahan, dalam Peraturan BKN nomor 24 itu disebutkan, bahwa PNS yang menggunakan hak atas cuti besar tidak berhak atas cuti tahunan dalam tahun yang bersangkutan (tahun yang sama dengan digunakannya cuti besar).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini