nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bea Cukai Beri Peringatan Keras Para Penyelundup Barang Mewah

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 18 Desember 2019 15:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 18 320 2143431 bea-cukai-beri-peringatan-keras-para-penyelundup-barang-mewah-ZQTKuWWMcd.jpg Bea Cukai Ungkap Modus Penyelundupan Mobil Mewah. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan melakukan bersih-bersih terhadap kasus penyelundupan barang mewah. Di mana sebelumnya diungkap kasus penyelundupan kendaraan mewah terdiri dari 19 mobil dan 35 motor/rangka, motor/mesin mewah.

Baca Juga: Daftar Kendaraan Mewah Hasil Penyelundupan, Ada Porsche hingga Ferarri

Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan pihaknya akan melakukan sinergi bersama TNI-Polri, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Perhubungan, agar tidak terulang kembali ada penyelundupan barang mewah tersebut.

Penyelundupan Barang Ilegal

"Sinergi tersebut berupa pengembangan informasi dari masing-masing pihak. Kemudian dapat dilanjutkan tindakan dari investigasi sebelumnya bagi para pelaku penyelundupan," ujar dia di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Baca Juga: Isi Kontainer Mobil Mewah, Eh Lapornya Batu Bata

Maka itu, dirinya berharap, dengan diumumkannya sinergi ini dapat memperingati para pelaku penyelundup untuk segera menghentikan kegiatan bisnis ilegalnya.

"Kita berharap masyarakat bisa lebih waspada lagi. Dan masyarakat bisa memberikan informasi kepada kita dan pelaku penyelundupan saya kira ini warning pada mereka," ungkap dia.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama TNI-Polri, dan Kejaksaan berhasil mengagalkan penyelundupan puluhan mobil dan motor mewah ke Indonesia. Sepanjang tahun 2016 hingga 2019 DJBC berhasil membongkar tujuh kasus penyelundupan mobil dan motor mewah melalui pelabuhan Tanjung Priok.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dalam kurun waktu tersebut sebanyak 19 unit mobil mewah dan 35 unit motor/rangka motor/mesin motor mewah berbagai merek telah diamankan oleh Bea Cukai Tanjung Priok. Dengan perkiraan total nilai barang mencapai kurang lebih Rp21 miliar dan potensi kerugian negara mencapai kurang lebih Rp48 miliar.

"Modus yang digunakan dalam kasus penyelundupan kali ini adalah dengan memberitahukan barang tidak sesuai dengan isi sebenarnya," ujar Sri Mulyani di Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Jakarta.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini