nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub Ditugaskan Lengkapi Akses Transportasi Ibu Kota Baru

Hairunnisa, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 10:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 19 470 2143730 menhub-ditugaskan-lengkapi-akses-transportasi-ibu-kota-baru-5ZSI2ZJZ5B.jpg Menhub Tinjau Bandara di Ibu Kota Baru. (Foto: Okezone.com/BKIP Kemenhub)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyiapkan beberapa sarana transportasi yang akan mendukung akses di ibu kota. Sarana transportasi tersebut di antaranya, 3 Bandara, terminal khusus, dan kendaraan listrik atau kendaraan yang berbasis baterai.

"Saya ditugaskan Bapak Presiden untuk mempersiapkan ibu kota baru yang akan ada di Kalimantan Timur khusunya di Balikpapan dan sekitarnya. Untuk itu saya melalukan inventarisir secara detail apa saja fasilitas transportasi yang sudah ada dan apa yang harus kita buat ke depan,” jelas Budi, dalam keterangannya, Kamis (19/12/2019).

Baca Juga: Para Menteri Berhimpitan hingga Becek-becekan di Lokasi Ibu Kota Baru

Langkah pertama yang dilakukan yaitu menginventarisir dua Bandara yang sudah ada yaitu Bandara Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto di Samarinda, dan satu Bandara yang akan dibangun yaitu Bandara VVIP. 

Budi mengungkapkan, untuk Bandara Sepinggan, Balikpapan saat ini dapat menampung dengan kapasitas 7 juta penumpang dan memiliki panjang runway 2.500m. Kemudian untuk selanjutnya bandara tersebut akan dikembangkan menjadi 3.000 m agar dapat menampung penumpang lebih banyak lagi.

Menhub

Sementara itu, untuk Bandara Samarinda sendiri, saat ini hanya bisa menampung paling banyak 1 juta penumpang per tahunnya. Menurut Budi, pengembangan di bandara ini sulit dilakukan karena lahan sekitar yang masih berupa lahan gambut dan sangat sensitif terhadap air.

“Solusinya kami akan konsultasi dengan Menteri PU dan para ahli untuk kita buat drainase atau kolam penampung agar air tidak meresap sehingga tanah tidak turun,” tuturnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Gedung Pemerintahan Baru Mulai Dibangun Tahun Depan

Selain melakukan pengembangan terhadap dua bandara yang sudah ada, Budi juga mengungkapkan bahwa ia diinstruksikan untuk membangun Bandara Internasional VVIP yang jaraknya kurang lebih 20 km dari pusat ibu kota.

"Jadi diharapkan ada 3 bandara di sini. Ada Bandara di Balikpapan, di Samarinda dan ada satu bandara khusus yang dibangun untuk VVIP," jelas Menhub Budi.

Budi juga membahas 301 Tersus yang akan dijadikan Pelabuhan Umum yang dioperasikan oleh Badan Usaha Pelabuhan. Terminal Khusus atau Tersus merupakan terminal yang terletak diluar Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKp), yang merupakan bagian dari pelabuhan terdekat untuk melayani kepentingan sendiri sesuai dengan usaha pokoknya.

"Tersus itu banyak di Kalimantan Timur dan bagus untuk kegiatan ekonomi. Tetapi bisa juga disalahgunakan. Oleh karenanya, Pemerintah berusaha untuk mengkonsolidasikan sekitar 301 tersus untuk menjadi (pelabuhan umum, yang pengoperasiannya dilaksanakan oleh) Badan Usaha Pelabuhan," tandas Menhub.

Nantinya Tersus ini akan dijadikan sebagai pelabuhan umum, keuntungan dari pembangunan ini adalah Badan Udaha Pelabuhan yang mengoperasikannya dapat memberikan pelayanan yang tidak terpaku pada satu jenis komoditi saja.

Kemudian, Budi mengatakan akan menyiapkan kendaraan-kendaraan listrik dan berbasis baterai yang akan beroperasi di ibu kota baru.

“Nanti akan ada kereta listrik dan di dalam kotanya ada bus autonomus dan disediakan kendaraan kecil seperti sepeda motor listrik dan sebagainya yang tidak ada bahan bakar fosilnya,” tandas Menhub.

Budi juga mengatakan, pembangunan ifrastruktur ini akan menggunakan anggaran APBN seminimal mungkin.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini