Dia juga menambahkan pihaknya tidak akan mengajukan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti. "Pasalnya, bu Polana sudah menduduki jabatan sebagai Ketua Dewan Pengawas AirNav Indonesia," pungkas dia.
Seperti diketahui, jajaran Komisaris Garuda Indonesia memang tak ada yang berasal dari Kementerian Perhubungan usai Agus Santoso dicopot sebagai Komisaris Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Garuda Indonesia pada 24 April 2019.
Jabatan Agus diisi oleh Staf Ahli Kementerian BUMN Sahala Lumban Gaol. Tak hanya Agus, saat itu, keputusan rapat juga mencopot Gatot Trihargo dari jabatan komisaris.
Saat ini, Komisaris Garuda Indonesia hanya diisi lima orang yakni Komisaris Utama Sahala Lumban Gaol, Komisaris Chairal Tanjung, Komisaris Eddy Purwanto, Komisaris Insmerda Lembang, dan Komisaris Herbert Timbo Parluhutan Siahaan. Garuda Indonesia tercatat bakal menggelar RUPSLB pada 20 Januari 2020.
(Baca Juga: Menhub Budi: Kami Sedang Uji Kelayakan Calon Direksi Garuda Indonesia)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.