nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penumpang AP II Turun Drastis, Menparekraf Prediksi Wisman Hanya Capai 16,3 Juta di 2019

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 25 Desember 2019 16:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 25 320 2145962 penumpang-ap-ii-turun-drastis-menparekraf-prediksi-wisman-hanya-capai-16-3-juta-di-2019-QZCvGmZwX1.jpg Bandara (Shutterstock)

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) memprediksi pergerakan penumpang di 16 bandaranya mencapai 90,5 juta penumpang sepanjang akhir tahun nanti. Angka ini mengalami penurunan 18,5% dari tahun sebelumnya yang mencapai 112,6 juta penumpang.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengatakan, akibat penurunan okupansi tersebut pihaknya memprediksi wisatawan yang datang ke Indonesia mencapai 16,3 juta wisatawan. Angka ini di bawah dari target yang ditetapkan pemerintah yang mana mencapai 18 juta.

 Baca juga: Tiket Mahal hingga Kondisi Global Jadi Biang Kerok Penumpang di 16 Bandara Turun

Asal tahu saja, target wisatawan mancanegara sebesar 18 juta sudah dilakukan revisi. Karena target awal wisatawan mancanegara pada tahun 2019 ini sebesar 20 juta wisatawan mancanegara.

 Bandara

"Tahun ini ditargetkan mencapai 16,3 juta wisatawan mancanegara," ujarnya saat ditemui di Komplek Widya Chandra, Jakarta, Kamis (25/12/2019).

 Baca juga: Penumpang di 16 Bandara Milik Angkasa Pura II Turun 18,5% Sepanjang 2019

Sementara itu lanjut Wishnutama dirinya menyebut pada tahun ini devisa yang didapatkan dari sektor pariwisata adalah sebesar USD20 miliar. Sementara hingga September, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sudah mencapai USD19,29 miliar.

Hanya saja dirinya belum bisa memberikan update devisa yang didapatkan hingga saat ini. Sebab perhitungan tahun 2019 biasanya akan dipublish pada 2020.

 Baca juga: Viral Air Terjun di Ruas Tol di Kalimalang, Netizen: Mirip Jewel Changi Singapura

Apalagi, saat ini sisa 2019 masih belum rampung seluruhnya. Ditambah lagi masih ada liburan Natal dan Tahun Baru yang bisa berpotensi meningkatkan jumlah devisa dari pariwisata.

"Mudah-mudahan bisa mencapai USD2 miliar. Kan enggak bisa dihitung sekarang. Laporannya di awal tahun depan. Kalau ini km bukan target wisatawan tali devisa," jelasnya.

Ke depannya, lanjut Wishnutama, dirinya optimistis jumlah wisatawan dan devisa yang diraih dai sektor pariwisata bisa lebih tinggi lagi. Apalagi tahun depan, pemerintah tengah fokus dalam pengembangan 5 destinasi wisata prioritas.

"Kan dari lima super prioritas. Tapi lima super-prioritas lagi dibangun jadi kita lagi cari yang lain-lain dulu," kata Wishnutama.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini