JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Mod (BKPM) optimis target investasi pada tahun ini bisa tercapai. Asal tahu saja, target investasi pada tahun ini adalah sebesar Rp790 triliun.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, untuk tahun ini bahkan realisasi investasi bisa di atas target. Hingga September 2019, realisasi investasi sudah mencapai target 75% atau sekitar Rp601,3 triliun.
Baca juga: Omnibus Law Buka Peluang Industri Digital Terapkan Sistem Kerja Outsourcing
Sebagai informasi, BKPM mencatat realisasi investasi di kuartal III mencapai Rp 205,7 triliun, naik dari periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 173,8 triliun.
Pertumbuhan double digit ini ditopang oleh realisasi investasi asing (PMA) yang tumbuh sebesar 17,8% year on year (yoy) dan realisasi investasi domestik (PMDN) yang tumbuh sebesar 18,9% yoy.
Baca juga: Di Omnibus Law, Izin Usaha UMKM Cukup Pakai KTP
Realisasi PMA pada kuartal III-2018 mencapai Rp89,1 triliun sedangkan pada periode yang sama di tahun 2019 naik Rp15,9 triliun menjadi Rp105 triliun.
Realisasi PMDN pada kuartal III-2019 juga tumbuh dibanding periode yang sama tahun lalu. Tahun ini realisasi PMDN kuartal III mencapai Rp100,7 triliun dari Rp84,7 triliun kuartal III tahun lalu.
Baca juga: Fakta-Fakta Omnibus Law, RUU yang Diajukan ke DPR
"Insya Allah realisasi di tahun 2019 akan melampaui target dari Rp790 triliun. Tapi berapa angka tepatnya, nanti akan diumumkan pada Januari (2020) awal," ujarnya saat ditemui di Komplek Widya Chandra, Jakarta, Rabu (25/12/2019).
Menurut Bahlil, untuk tahun depan dirinya menargetkan investasi bisa tembus Rp886 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sekitar Rp96 triliun dari target tahun ini.
Untuk mencapai target tersebut, dirinya akan melakukan identifikasi permasalahan-permasalahan yang selama ini menghambat investasi. Identifikasi ini satu persatu kasus akan dibedah.
Sebab menurutnya, permasalahan investasi ini tidak hanya satu dua kasus saja. Ada banyak penghambat investasi yang memiliki kasus berbeda-beda dan kedepannya akan segera diselesaikan.
"Ada kasusnya di Kementerian atau Lembaga ada kasusnya di Gubernur dan Bupati ada kasusnya di tanah. Ataupun ada tumpang tindih konsesi," jelasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.