Barang Impor Rp45.000 Kena Pajak, UMKM Bakal Untung?

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 26 Desember 2019 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 26 20 2146257 barang-impor-rp45-000-kena-pajak-umkm-bakal-untung-yzHeXoRP7o.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai resmi menurunkan ambang batas harga barang yang kena bea masuk barang impor lewat e-commerce. Di mana, penurunan tersebut dari USD75 per pengiriman per hari menjadi USD3.

Baca Juga: Impor Barang Online Rp45.000 Kena Pajak, Ini Tarifnya

Merespons hal itu, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan penurunan bea masuk dari USD75 per pengiriman per hari menjadi USD3 ini pasti akan memberikan keuntungan pada produk-produk UMKM terutama yang jual lewat e-commerce.

"Kita tahu selama ini produk impor yang masuk e-commerce ke kita kan menjadi sangat murah dengan de minimis value USD75 tersebut," kata dia di Gedung Smesco Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Baca Juga: Pajak Impor Barang Kiriman E-Commerce Rp45.000, Ini Faktanya!

Dia juga memastikan ambang batas harga barang yang kena bea masuk barang impor lewat e-commerce ini termasuk usulan dari Kementerian bidang Perekonomian.

"Dan usulan kita juga supaya ada produk UMKM kita bisa bersaing," ungkap dia.

Baca Juga: Bea Masuk Barang Impor E-Commerce Turun Jadi USD3, Asosiasi: Kami Ajukan USD25

Sebelumnya, Ketua Umum iDea Ignatius Untung mengatakan, pihaknya sempat dilibatkan dalam diskusi perubahan aturan tersebut. Namun, dirinya menyatakan besaran yang ditetapkan pemerintah tidak sesuai dengan usulannya.

"Kita beberapa kali diminta pendapat soal itu. Walaupun besaran angka finalnya beda dengan yan kami sampaikan," ungkap Ignatius lewat pesan singkatnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini