Tiket Pesawat Disebut Mahal, Ini Tanggapan Kemenhub

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 27 Desember 2019 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 27 320 2146770 tiket-pesawat-disebut-mahal-ini-tanggapan-kemenhub-a33sgfDx2k.JPG Pesawat. Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Kementerian Perhubungan buka suara terkait keluhan masih mahalnya tiket pesawat. Apalagi tingginya harga tiket pesawat menjadi salah satu penyebab turunnya jumlah penumpang di beberapa bandara.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan mengatakan, pemerintah sendiri sudah mengatur mengenai pemberian diskon pada hari dan jam tertentu. Hanya saja mengenai pengaturan secara rincinya lanjut Hengki, pemerintah tidak bisa terlalu ikut mencampurinya.

Baca Juga: Hati-Hati Beli Tiket Pesawat Online, Banyak Penyesatan Informasi

"Untuk tiket pesawat memang sudah ada kebijakan untuk seluruh maskapai memberikan diskon. Memang kalau namanya tiket itu kan B to B (bisnis to bisnis)," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (27/12/2019).

Menurut Hengki, urusan tiket pesawat ini sebenarnya permasalahan bisnis dari internal maskapai. Menurut Hengki, yang terpenting, pihak maskapai tidak menetapkan tiket di atas Tarif Batas Atas (TBA) yang ditetapkan pemerintah.

pesawat

"Kemenhub tidak bisa melakukan penekanan asalkan maskapai tidak menaruh harga melebih TBA seperti yang diatur di Keputusan Menteri Perhubungan nomor 106 tahun 2019," jelasnya.

Meskipun begitu lanjut Hengki, pihaknya akan terus melakukan pengawasan pada tiket yang dijual oleh maskapai. Khususnya untuk tiket penerbangan yang murah (low cost carrier/LCC).

"Tapi kami Kementerian Perhubungan tetap berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap tarif tiket pesawat kelas ekonomi," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini