JAKARTA – PT Barata Indonesia (Persero) ditunjuk menjadi tim percepatan pembangunan kilang minyak Pertamina oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Barata Indonesia tidak sendiri, ditemani dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Rekayasa Industri, serta PT Tuban Petrochemical Industries akan mempercepat proyek kilang minyak yang masuk Program Strategis Nasional.
“Industri manufaktur memang harus didorong guna mendorong pembangunan strategis,” ungkap Direktur Utama Barata Indonesia F Harry Sampurno di keterangan tertulisnya, Sabtu (28/12/2019).
Penunjukkan Bara Indonesia ini dianggap karena berpengalaman yang matang dalam pembangunan infrastruktur di bidang oil dan gas. Terbukti, Barat pernah menggarap proyek seperti PG Spherical Tank Pulau Layang 2x1500 MT atau TBBM Tegal Cap. 14600KL.
“Keikutsertaan Barata Indonesia semoga dapat mendorong daya saing industri lokal serta kemandirian energi nasional,” sambut Dirut Barata Indonesia.
Baca Selengkapnya: Erick Thohir Tugasi Barata Percepat Pembangunan Kilang Pertamina
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.