Share

Daftar Pekerjaan Paling Berbahaya, Apa Saja?

Irene, Jurnalis · Senin 30 Desember 2019 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 30 320 2147342 daftar-pekerjaan-paling-berbahaya-apa-saja-by7LSRZJvS.jpeg Pekerjaan Berbahaya (Foto: CNBC)

JAKARTA - Bagi kebanyakan orang definisi hari buruk di tempat kerja berarti melewati deadline atau dimarahi oleh atasan. Namun bagi sebagian kecil orang hari buruk itu ketika mereka mengalami cedera serius atau bahkan hal lain yang lebih buruk terjadi saat bekerja.

Baca Juga: Daftar Sektor Usaha Banyak Buka Lowongan Kerja, Gajinya Berapa?

Menurut data Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat, pada tahun 2018 terjadi setidaknya 5.250 kematian di tempat kerja, angka ini sedikit meningkat dari tahun 2017. Tingkat kecelakaan kerja yang fatal tetap tidak berubah pada 3,5 per 100.000 pekerja.

"Kita perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam melindungi pekerja. Kematian dalam pekerjaan bukanlah yang harus dilakukan untuk menyelesaikan pekerjaan." tutur manager statistik untuk Dewan Keselamatan Nasional AS Ken Kolosh seperti dilansir CNBC.com, Jakarta, Senin (30/12/2019).

Baca Juga: Era Digital, Ini Daftar Pekerjaan untuk Milenial

Sedangkan untuk kematian yang paling umum terjadi adalah berkaitan dengan transportasi. Kecelakaan transportasi menyumbang lebih dari 2.000 kematian pekerja. Angka ini merupakan 40% dari seluruh kasus kematian di tempat kerja.

Kematian tempat kerja paling umum kedua adalah kontak dengan benda dan peralatan yang meningkat 13% menjadi 786 insiden pada tahun lalu. Peningkatan ini mencerminkan lonjakan 39% dalam jumlah pekerja yang menggunakan peralatan atau mesin, dan 17% peningkatan jumlah yang terkena benda atau peralatan yang jatuh.

Berikut ini Okezone telah merangkum 10 pekerjaan paling berbahaya di Amerika berdasarkan data BLS:

10. Supervisor Pekerjaan Lansekap, Pelayanan dan Pemeliharaan Lahan

Total cedera fatal: 142

Kecelakaan fatal paling umum: insiden transportasi

Total cedera non-fatal: 1.990

Gaji tahunan rata-rata: USD47.030 atau Rp658 juta (kurs Rp14.000/USD)

Jumlah pekerja: 100.230

Pekerjaan ini mengharuskan para pekerja untuk menghabiskan banyak waktu di mobil untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal inilah yang menempatkan mereka pada resiko yang lebih tinggi daripada beberapa industri lain untuk kecelakaan kerja terkait transportasi.

 GP: process of lawn mowing, concept of mowing the lawn, lawnmower cutting grass with gardening tools

9. Supervisor Konstruksi dan Pekerja Ekstraksi

Total cedera fatal: 144

Kecelakaan fatal paling umum: Insiden transportasi

Total cedera non fatal: 5.390

Gaji tahunan rata-rata: USD65.230 atau Rp913 juta

Jumlah pekerja: 598.210

Sebanyak dua pertiga dari orang yang meninggal dalam industri ini pada tahun lalu adalah pekerja independen. Sementara cedera fatal pekerja yang memiliki pekerjaan ini adalah terkait transportasi, jatuh, terpeleset, juga kontak dengan benda dan peralatan.

 GP: Construction site New York.

8. Pekerja Struktural Besi dan Baja

Total cedera: 15

Kecelakaan fatal paling umum: jatuh, terpeleset dan tersandung

Total cedera non fatal: 800

Gaji tahunan rata-rata: USD98.600 atau Rp1,38 miliar

Orang yang memiliki profesi ini cenderung sedikit menyebabkan kecelakaan pekerjaan ini relatif rendah. Pekerja besi struktural dan baja memasang elemen besi atau baja ke dalam bangunan selama konstruksi. Mengingat ketinggian tempat mereka bekerja, jatuh akan menjadi sangat berbahaya.

 Premium EA: Construction workers Hudson Yards steel infrastructure

7. Petani, Peternak, dan Pekerjaan Pertanian Lainnya

Total cedera fatal: 257

Kecelakaan fatal paling umum: Insiden transportasi

Total cedera non fatal: 280

Gaji tahunan rata-rata: USD24.620 atau Rp344,6 juta

Jumlah pekerja: 879.300

Pekerja pertanian menghabiskan banyak waktu di luar rumah, tetapi kadang-kadang mereka juga bepergian dari satu pertanian ke pertanian lainnya, sehingga mereka berisiko mengalami kecelakaan transportasi.

 GP: Farmer examining equipment on combine harvester

6. Sales dan Pengemudi Truk

Total cedera fatal: 966

Kecelakaan fatal paling umum: Insiden transportasi

Total cedera non fatal: 78.250

Gaji tahunan rata-rata: USD24.700 atau Rp345,8 juta

Jumlah pekerja: 414.860

Mengingat sepanjang waktu para pekerja yang memiliki profesi ini di berada jalan, tidak mengherankan bahwa mereka berisiko lebih tinggi dari biasanya untuk kecelakaan di tempat kerja terkait transportasi. Mereka sering mengendarai kendaraan perusahaan di sepanjang rute tertentu untuk menjual, mengirim, atau mengambil barang. Kematian pekerjaan ini adalah yang tertinggi di tahun 2018.

 Premium: Truck Driver Most Dangerous Jobs

5. Pengumpul Sampah dan Barang Daur Ulang

 

Total cedera fatal: 37

Kecelakaan fatal paling umum: Insiden transportasi

Total cedera non fatal: 1.490

Gaji tahunan rata-rata: USD36.190 atau Rp506,6 juta

Jumlah pekerja: 115.130

Para pekerja ini menghabiskan sebagian besar hari mereka dalam sebuah tim, mengemudi atau mengendarai truk untuk mengumpulkan material, meningkatkan risiko kecelakaan terkait transportasi.

 Premium: garbage collector by truck best jobs worst jobs

4. Pekerja Atap

 

Total cedera fatal: 96

Kecelakaan fatal paling umum: jatuh, terpeleset, dan tersandung

Total cedera non fatal: 2.060

Gaji tahunan rata-rata: USD39.970 atau Rp559,5 juta

Jumlah pekerja: 160.600

 RT: Roofer re-shingling roof Washington DC home repairs

Sebagian besar pekerjaan untuk tukang atap menghabiskan waktu berada di atas gedung, memperbaiki atau memasang atap. Mengingat bahwa mereka sering kali berada di ketinggian, terpeleset atau jatuh dapat menjadi peristiwa yang mematikan. Pekerjaan ini adalah pekerjaan fisik, membutuhkan pengangkatan, pendakian, dan pelengkungan yang berat, tidak jarang juga mereka dihadapkan pada cuaca yang buruk.

3. Pilot Pesawat dan Insinyur Penerbangan

Total cedera fatal: 70

Kecelakaan fatal paling umum: insiden transportasi

Total cedera non fatal: 490

Gaji tahunan rata-rata: USD137.330 atau Rp1,9 miliar

Jumlah pekerja: 84.070

Pilot dan insinyur penerbangan bertugas menavigasi dan menerbangkan pesawat dari satu tempat ke tempat lain, membawa orang atau kargo. Profesi ini memiliki insiden kecelakaan terkait transportasi, dan tentu saja, melibatkan kecelakaan pesawat. Sebagian besar insiden terjadi di sektor swasta.

 GP: pilots in cockpit of airplane

2. Nelayan dan Pekerja Sektor Perikanan

Total cedera fatal: 30

Kecelakaan fatal paling umum: insiden transportasi

Gaji tahunan rata-rata: USD28.310 atau Rp396 juta

Jumlah pekerja: 520

Nelayan profesional menggunakan peralatan seperti jaring dan perangkap untuk mengumpulkan ikan guna konsumsi masyarakat. Banyak kecelakaan yang terjadi dalam industri ini melibatkan insiden kapal atau jatuh dari kapal.

 GP: Fishermen iconic New England Lobster Caught In Global Tariff Tit-For-Tat

1. Pekerja Penebang Pohon

Total cedera fatal: 74

Kecelakaan fatal paling umum: kontak dengan benda dan peralatan

Total cedera non fatal: 1040

Gaji tahunan rata-rata: USD40.650 atau Rp569 juta

Jumlah pekerja: 53.600

Pekerja penebangan pohon-pohon yang diubah menjadi kayu untuk keperluan konsumen dan kebutuhan konstruksi. Risiko terbesar bagi penebang adalah tertabrak benda yang jatuh saat mereka menebang pohon atau mengalami kecelakaan saat pengoperasian alat.

 GP: Vermont Woods Logger Faces Challenges In Remade Industry

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini