nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Iuran Naik, Tidak Ada Suntikan Dana untuk BPJS Kesehatan Tahun Ini

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 07 Januari 2020 18:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 07 320 2150335 iuran-naik-tidak-ada-suntikan-dana-untuk-bpjs-kesehatan-tahun-ini-C0bFSXGcB8.jpeg Uang Rupiah. Foto: Okezone

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut tak perlu lagi memberikan suntikan pendanaan pada keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pada tahun 2020. Lantaran sudah dilakukan perbaikan sistem, salah satunya dengan kebijakan kenaikan iuran per 1 Januari 2020.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani menyatakan, pemerintah kini hanya bertanggung jawab menanggung iuran bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Selain itu, pemerintah juga bertanggungjawab membayar sebagian iuran bagi para prajurti TNI-Polri hingga PNS sebesar 4%.

Baca Juga: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Diyakini Bisa Selamatkan JKN 4 Tahun

Sehingga melalui kenaikan tarif BPJS Kesehatan yang mulai berlaku sejak awal tahun, diharapkan dapat membantu perbaikan keuangan BPJS Kesehatan.

"Maka estimasi bahwa di 2020 tidak ada lagi suntikan dana (ke BPJS Kesehatan) seperti yang dilakukan di 2019," ungkapnya.

Adapun dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan diatur, iuran bagi peserta PBI atau untuk kelas III ditetapkan naik menjadi Rp42.000, kelas II menjadi Rp110.000, dan kelas I menjadi Rp160.000.

rupiah

Askolani menyebut, pada tahun ini untuk belanja program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tersebut pemerintah telah menganggarkan lebih dari Rp40 triliun, meningkat dari alokasi anggaran pada tahun 2019 yang sebesar Rp20 triliun. Hal itu dikarenakan adanya kenaikan besaran iuran.

"Tentu kebijakan ini (kenaikan iuran) juga secara komperehensif akan diikuti perbaikan di BPJS Kesehatan, maupun Kementerian Kesehatan, terutama dalam hal perbaikan layanan kesehatan untuk masyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Utang BPJS Kesehatan Rp14 Triliun, Bisa Lunas di Tahun Ini?

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menekankan, didorong kenaikan iuran maka keuangan BPJS Kesehatan akan terbantu, sehingga tak perlu lagi adanya suntikan dana untuk menambal defisit seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Selain itu BPJS juga sudah menjanjikan untuk menjaga keuangannya," katanya dalam kesempatan yang sama.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini