Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Luhut: Uni Emirat Arab Tawarkan Ribuan Lapangan Kerja ke RI

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 08 Januari 2020 |15:59 WIB
Menko Luhut: Uni Emirat Arab Tawarkan Ribuan Lapangan Kerja ke RI
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan resmi ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada 11-13 Januari 2020. Kunjungan tersebut untuk meneken investasi senilai USD18,8 miliar.

Terkait hal itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan selain akan melakukan investasi ke Indonesia, Uni Emirat Arab (UEA) juga menawarkan lapangan kerja.

 Baca juga: Perdana Menteri Finlandia Usul Kerja Hanya 4 Hari dalam Seminggu

"Mereka (UEA), mau nawarin lapangan kerja bagi Indonesia. Tapi kita maunya yang mempunyai keterampilan atau skill ya, skill labour gitu. Tapi sekarang UEA membuka non skill ya, kita enggak mau," ujar dia di kantornya, Rabu (8/1/2020).

 Luhut

Menurut dia, orang-orang Indonesia yang akan ke Abu Dhabi, UEA itu harus mempunyai keterampilan. Dan bisa dilatih juga keterampilannya sebelum berangkat ke Abu Dhabi tersebut.

 Baca juga: Segera Cari Pekerjaan Baru Jika Kamu Mengalami 4 Hal Ini

"Kami diminta ribuan orang untuk bekerja di Abu Dhabi," ungkap dia.

Sebelumnya, Uni Emirat Arab (UEA) akan melakukan investasi di empat proyek sektor energi di Indonesia. Empat sektor itu, seperti investasi di Kilang Balikpapan, Balongan, pabrik Inalum dan pembangunan PLTS Cirata.

 Baca juga: Ini Rincian Anggaran Rp10 Triliun untuk Kartu Prakerja

"Jadi, untuk empat sektor ini, UEA akan berinvestasi sekitar USD3,9 miliar. Mereka pendanaannya masuk seperti ekuitas," ujar Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di kantornya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement