nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Abaikan China, RI Bakal Bangun 'Markas' Besar Pangkalan Kapal Ikan di Natuna

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 16:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 08 320 2150705 abaikan-china-ri-bakal-bangun-markas-besar-pangkalan-kapal-ikan-di-natuna-eAz8G36N9J.jpg Pangkalan Kapal Ikan di Natuna (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah berencana akan membangun sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT) di Kepulauan Natuna bagian Utara. Pembangunan SPKT itu untuk memberikan fasilitas bagi para nelayan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan pihaknya akan mendesain kembali Pulau Natuna khususnya di bagian Utara. Salah satunya membangun pangkalan kapal ikan di daerah tersebut.

"Kita lagi desain Pulau Natuna untuk pangkalan kapal ikan. Kita akan masuk di Natuna. Dulu kan sudah dibuat tapi kan enggak tuntas, kemudian letaknya itu di Selatan Natuna kita mau letaknya di Utara Natuna," ujar dia di kantornya, Rabu (8/1/2020).

Baca Juga: Fasilitasi Nelayan, Pemerintah Akan Bangun SKPT di Natuna Utara

Menurut dia, kapal-kapal yang akan masuk di pelabuhan itu diusulkan di atas 30 Gross Ton (GT), kemudian kapal tanker dari Pertamina untuk pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Jadi dengan demikian mereka (nelayan), bisa mengisi BBM di tengah laut laut. Patrolinya juga kita buat nanti," ungkap dia.

Baca Juga: Soal Kapal China di Natuna, Susi Pudjiastuti: Investasi Kita Hormati kalau Mencuri Tenggelamkan

Luhut juga memastikan pembangunan SKPT akan berjalan lancar dan tidak berpengaruh pada polemik antara Indonesia dan China saat ini.

"Pembangunan itu tak ada urusan dengan polemik saat ini. Mereka kan enggak masuk ke teritorial kita. Masih ke wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia," pungkas dia.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini