nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Pencairan Dana Hanson International, Nasabah Ditawarkan Tanah Kavling

Irene, Jurnalis · Sabtu 11 Januari 2020 07:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 10 278 2151597 fakta-pencairan-dana-hanson-international-nasabah-ditawarkan-tanah-kavling-ChXFzgG44q.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - PT Hanson International Tbk (MYRX) tengah berada dalam kondisi keuangan yang sulit. Nasabah surat utangnya tiba-tiba berbondong-bondong ingin menarik kembali uang milik mereka.

Sebelumnya sempat tersebar video viral memperlihatkan keadaan tengah dilakukannya pertemuan antara nasabah PT Hanson International Tbk dengan kuasa hukum perusahaan membicarakan solusi penarikan kembali uang yang dimiliki nasabah.

Oleh karenanya, PT Hanson International menyediakan setidaknya 2 opsi pengembalian dana nasabah. Berikut fakta pencarian nasabah Hanson yang dirangkum Okezone pada Sabtu (10/1/2020):

Baca Juga: Nasabah Hanson Tagih Duit Investasi, Benny Tjokro: Sedang Kami Usahakan

1. Opsi 'Settlement Asset'

PT Hanson International Tbk (MYRX) menjelaskan opsi penyelesaian pengembalian uang dengan settlement asset di mana nasabah ditawari menukarkan dananya menjadi aset fisik, yakni berupa tanah kavling dan properti.

Direktur Utama Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro mengatakan, saat ini sudah ada beberapa nasabah yang telah melakukan settlement aset. Berdasarkan perkiraannya, ada sekitar 40%-50% yang sudah melakukan settlement asset.

"Settlement asset mungkin sedang proses 40%-50%," ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (9/1/2020).

Adapun aset yang ditawarkan perusahaan berupa tanah kavling di lokasi proyek yang dimiliki Hanson. Tentunya sesuai dengan jumlah dana yang ditempatkan.

Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen  

2. Opsi Pengembalian secara Cash

Pilihan kedua adalah perusahaan menawarkan restrukturisasi utang. Perusahaan akan mencicil pembayaran utang kepada nasabah beserta bunganya dengan dicicil selama 4 tahun. "Sisanya sedang negosiasi," ucapnya singkat.

3. Jamin Tidak Ada Dana Nasabah Yang Hilang

Direktur Utama Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro menjamin, tidak akan ada dana nasabah yang hilang. Saat ini saja sudah ada beberapa nasabah yang telah melakukan settlement asset maupun restrukturisasi aset.

"Jadi itulah solusi di tengah cash flow yang tidak ada. Dan kemudian menjamin gak akan ada para mitra uangnya hilang. Dan saat ini sudah ada yang telah settlement asset ( kavling tanah/rumah) dan juga banyak yang restruktur," jelasnya.

4. Himbau Masyarakat Tak Besar-Besarkan Masalah

Benny juga meminta agar kasus ini tidak dibesar-besarkan. Karena menurutnya, mencuatnya kasus ini ke publik membuat kinerja perusahaannya terganggu.

"Kami meminta anda, medsos dan mass media yang untuk tidak memviralkan hal-hal negatif yang belum tentu kebenarannya. Dikarenakan hal tersebut sangat merugikan perusahaan kami dan nasabah kami," jelasnya

Baca Juga: Benny Tjokro Tawarkan 2 Skema Pengembalian Dana, Mau Tanah Kavling atau Restrukturisasi?

5. Alami Gangguan Keuangan Setelah Rush

Keuangan dari PT Hanson International Tbk (MYRX) sedang mengalami gangguan. Hal tersebut setelah adanya penarikan dana secara bersamaan oleh nasabahnya (rush).

Rush sendiri merupakan kondisi penarikan dana besar-besaran dalam waktu yang hampir bersamaan. Kondisi itu biasanya muncul lantaran adanya suatu kabar yang membuat nasabah khawatir atas keamanan dananya.

Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen

Kuasa Hukum Benny Tjokrosaputro, Bob Hasan mengatakan, penarikan dana secara bersamaan dan besar-besaran ini dilakukan sejak Satgas Waspada Investasi meminta kepada perusahaan untuk menghentikan kegiatan investasi. Hal tersebut membuat banyak nasabahnya panik dan terjadi rush besar-besaran.

"Karena keadaan yang mengakibatkan rush penarikan uang atas tindakan satgas waspada kepada Hanson maka ujungnya cash flow," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jakarta, Rabu (8/1/2020).

6. PT Hanson International Tbk Miliki 2 Proyek Perumahan

Pertama Citra Maja Raya yang merupakan proyek perumahan kota baru terpadu hasil kerjasama Hanson dan Grup Ciputra. Kedua proyek properti Millenium City di Serpong.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini