nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Mantan Tunawisma yang Bangun Kerajaan Bisnis Sneakers

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 14:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 13 320 2152300 kisah-mantan-tunawisma-yang-bangun-kerajaan-bisnis-sneakers-MyglDmYA2d.png Urban Necessities (Foto: Business Insider)

JAKARTA - Saat ini sepatu sneakers menjadi tren di hampir seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali milenial. Bahkan mereka berani membayar mahal sneakers edisi khusus.

Tidak hanya menjadi gaya hidup, sneakers pun kini menjadi ladang bisnis dari sebagian banyak orang.

Baca Juga: Urban Sneaker Society 2019, Sepatu Limited Rp4 Jutaan Masih Jadi Buruan

Salah satu pengusaha sneakers Jaysse Lopez mempunyai cerita unik dalam menjalankan bisnis ini. Mantan tunawisma ini berhasil mendirikan kerajaan sneakers dengan label Urban Necessities.

Reseller pemula yang ingin masuk ke industri sepatu sneakers bisa melihat Lopez sebagai panutan dalam keberhasilannya menjual sepatu bertali tersebut.

Baca Juga: Bukan Emas atau Saham, Sneakers Jadi Investasi Nomor 1 di China

Urban Necessities memiliki dua toko fisik dan sebuah situs web yang menghasilkan hampir USD21 juta dalam penjualan tahun lalu.

Menurut Lopez, dia tengah menjalani mimpinya sebagai pecinta sneakers. Pada awal dia ingin membuka bisnis, dia bepergian ke pameran dagang, bertemu dengan para reseller yang berpikiran sama dan melakukan kolaborasi dengan istrinya, Joanie.

 Urban Necessities made close to $21 million in sales last year, according to its founder.

Tetapi seperti banyak orang di lapangan, Lopez tidak segera menemukan kesuksesan begitu dia memulai bisnisnya. Sebelum dia membentuk bisnisnya, dia menghabiskan waktu di Las Vegas, Nevada, bahkan sampai mengemis di Strip. Di titik rendah lain, dia tinggal di sofa temannya dan di sebuah motel. Bahkan dia menjual pakaiannya sendiri untuk tetap bertahan hidup.

Akhirnya, dia bangkit dan serius untuk menjual sneakers kembali. Dan sejak saat itu, kesuksesan mulai datang kepadanya.

"Kami tidak pernah benar-benar fokus pada suatu masalah," kata Lopez yang dilansir dari Business Insider pada Senin (13/1/2020). "Kami hanya fokus pada solusi," tambahnya.

Lopez adalah simbol harapan dan kemungkinan bagi reseller sneakers lain yang ingin masuk ke industri ini.

"Saya pikir ketakutan akan gagal adalah yang membuat orang berhenti belajar atau mencoba," kata Lopez. Dia menambahkan, "tidak ada dua jalur yang sama".

Tahun demi tahun, Urban Necessities menghasilkan lebih banyak dalam penjualan, dari USD4 juta pada 2015 menjadi hampir USD21 juta setara Rp288,09 miliar (Rp13.718 per USD) pada 2019.

Lopez dan istrinya sekarang adalah pemilik Urban Necessities. Dia berharap bisnisnya bisa terus berkembang hingga sebesar USD500 juta.

Selain sepatu kets, Urban Necessities menjual barang dagangan lain termasuk streetwear dan aksesoris melalui dua gerainya dan toko online.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini